TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Angkong Jadi Andalan TNI dan Warga Tembus Medan Berlumpur di Desa Cikuya Brebes

×

Angkong Jadi Andalan TNI dan Warga Tembus Medan Berlumpur di Desa Cikuya Brebes

Sebarkan artikel ini
Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0713/Brebes bersama warga melangsir material cor menggunakan angkong di medan berlumpur Desa Cikuya, Banjarharjo.
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Brebes – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 yang digelar oleh Kodim 0713/Brebes di Desa , Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, terus dikebut meski dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem dan kondisi medan yang sulit.

Hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir membuat akses menuju lokasi pengecoran jalan berubah menjadi lintasan berlumpur dan licin. Kendaraan pengangkut material tak mampu menjangkau titik pekerjaan karena kondisi tanah yang lembek. Namun situasi itu tidak menghentikan progres pembangunan.

Sebagai solusi, personel Satuan Tugas (Satgas) bersama warga setempat mengandalkan alat sederhana berupa gerobak dorong dan angkong untuk melangsir material cor secara manual. Cara ini dinilai paling efektif untuk menjangkau lokasi pengecoran yang tidak dapat dilalui kendaraan bermotor.

iklan

Komandan Kompi Satuan Setingkat Kompi (Danki SSK) Satgas ke-127, Kapten Inf Suwarno, turun langsung memimpin proses distribusi material di lapangan. Ia mengatakan, kondisi medan yang sulit justru menjadi pemacu semangat personel untuk mencari cara agar pekerjaan tetap berjalan sesuai target.

“Dalam kondisi seperti ini, kendaraan tidak bisa masuk sampai ke titik pengecoran. Karena itu, kami gunakan angkong dan gerobak dorong untuk memastikan material tetap sampai di lokasi. Yang penting progres harian tidak terhenti,” ujar Kapten Suwarno di sela kegiatan, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, penggunaan angkong lebih fleksibel untuk bermanuver di jalur sempit dan berlumpur. Meski membutuhkan tenaga ekstra, pola kerja manual tersebut terbukti efektif menjaga kesinambungan proses pengecoran jalan.

Program Reguler ke-127 di Desa memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai sasaran fisik utama. Jalan tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas warga, terutama untuk menunjang mobilitas hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.

Selama musim hujan, ruas jalan itu kerap berubah menjadi jalur berlumpur yang sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut berdampak pada terhambatnya distribusi hasil bumi dan akses warga menuju pusat layanan publik.

Dengan dilakukannya pengecoran melalui program , diharapkan kualitas infrastruktur desa meningkat dan dapat digunakan sepanjang tahun tanpa terpengaruh kondisi cuaca.

Kapten Suwarno menegaskan bahwa hujan bukan alasan untuk memperlambat pekerjaan. Pihaknya tetap mengutamakan standar kualitas dalam setiap tahapan pembangunan agar hasil akhir sesuai spesifikasi teknis.

“Kami pastikan material yang digunakan tetap terjaga kualitasnya. Walaupun diangkut manual, standar pekerjaan tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Selain aspek pembangunan fisik, kegiatan juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat. Kerja bersama di tengah medan berat menciptakan solidaritas dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas program tersebut.

Warga Desa terlihat antusias membantu proses pengangkutan material. Mereka bahu-membahu bersama personel TNI mendorong angkong melewati jalur licin demi mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Keterlibatan aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ritme pembangunan tetap stabil, terutama ketika cuaca menjadi kendala utama di lapangan.

Pelaksanaan TMMD ke-127 ini menjadi bukti bahwa keterbatasan sarana dan kondisi alam tidak menjadi penghalang bagi upaya percepatan pembangunan desa. Dengan strategi adaptif dan kolaborasi yang solid, pengerjaan jalan di Desa terus menunjukkan progres signifikan.

Di tengah lumpur dan hujan, kerja manual yang dilakukan personel TNI dan warga menjadi simbol komitmen bersama membangun infrastruktur desa yang lebih layak dan berkelanjutan.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki