Ia menekankan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya ditentukan oleh kekuatan personel TNI, tetapi juga oleh keterlibatan aktif warga desa dalam kegiatan gotong royong.
Seusai apel pagi, para personel Satgas langsung bergerak menuju sejumlah titik sasaran pembangunan fisik. Beberapa pekerjaan yang sedang dikerjakan antara lain pembangunan dan pengerasan jalan desa serta renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Partisipasi warga Desa Cikuya terlihat cukup tinggi. Sejumlah masyarakat setempat turut membantu pekerjaan pembangunan secara gotong royong bersama personel TNI.
Kehadiran program TMMD di desa tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat. Akses jalan yang lebih baik diyakini akan mendukung aktivitas ekonomi warga sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Memasuki awal Maret 2026, progres pekerjaan yang dilakukan Satgas TMMD di Desa Cikuya menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah sasaran fisik telah memasuki tahap pengerjaan yang cukup signifikan.
Kedisiplinan yang dimulai dari apel pagi, koordinasi yang terstruktur, serta semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dinilai menjadi faktor utama yang mendorong percepatan pembangunan di lokasi TMMD tersebut.
Melalui semangat kebersamaan dan komitmen untuk membangun desa, Satgas TMMD 127 Kodim 0713/Brebes optimistis seluruh program dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Dengan rampungnya berbagai proyek pembangunan tersebut, masyarakat Desa Cikuya diharapkan dapat segera merasakan manfaatnya, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, mobilitas ekonomi, serta kesejahteraan sosial warga.***

