TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Belasan Ijazah Di Kabupaten Tegal Ditebus Sentra Satria Baturraden Lewat Program Kemensos di Hari Jadi ke-425

×

Belasan Ijazah Di Kabupaten Tegal Ditebus Sentra Satria Baturraden Lewat Program Kemensos di Hari Jadi ke-425

Sebarkan artikel ini
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Baturaden membantu menebus belasan ijazah milik warga di Kabupaten yang sebelumnya tertahan di sekolah karena kendala biaya.

Kepala Baturraden Banyumas , Darmanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat 14 pelajar yang telah diverifikasi dan mendapatkan bantuan penebusan ijazah.

“Ada 14 anak yang telah kami verifikasi dan ditebus ijazahnya karena tertahan oleh pihak sekolah khususnya sekolah swasta di Kabupaten ,” terang Darmanto.

iklan

Menurutnya, program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu agar mereka kembali memperoleh hak pendidikan dan memiliki kesempatan melanjutkan sekolah maupun mencari pekerjaan.

“Jadi kami bekerjasama dengan pihak Dinsos setempat untuk mengetahui soal data Ijasah yang tertahan oleh pihak sekolah khususnya sekolah swasta Dari tingkat SD hingga SMK” ujarnya.

Darmanto menjelaskan, proses verifikasi dilakukan terlebih dahulu memastikan penerima bantuan benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan.

Setelah dinyatakan memenuhi syarat, ijazah kemudian ditebus melalui program bantuan sosial dari .

Hal itu disampaikan usai kegiatan khitan massal dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten ke-425, dan Hari Kebangkitan Nasional, serta Hari Lanjut Usia Nasional Di Pendopo Amangkurat bersama Sentra Satria Baturraden Jawa Tengah.

Sementara itu, Ischak Maulana Rohman Bupati didampingi Wakil Bupati, Sekda, Kepala Dinsos Dan Plt Kepala Dinkes menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial melalui Sentra Satria Baturaden.

Menurutnya, program tersebut sangat- sangat membantu masyarakat, khususnya pelajar yang mengalami kendala administrasi pendidikan akibat persoalan ekonomi.

Cahyo

Terbaru dari Cahyo