IKLAN
News

Bencana Tanah Bergerak Brebes: Legislator PKS Desak Pemerintah Prioritaskan Pemulihan

Avatar photo
×

Bencana Tanah Bergerak Brebes: Legislator PKS Desak Pemerintah Prioritaskan Pemulihan

Sebarkan artikel ini

Bencana Tanah Bergerak Brebes: Legislator PKS Desak Pemerintah Prioritaskan Pemulihan

Portal Pantura, Brebes – Bencana tanah bergerak yang terjadi di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis dini hari 17 April 2025 meninggalkan dampak besar bagi warga setempat. Peristiwa yang berlangsung saat warga terlelap itu merusak puluhan rumah serta infrastruktur penting, memaksa penduduk mengungsi ke tempat aman.

IKLAN

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Abdul Fikri Faqih, turun langsung ke lokasi bencana pada Senin 21 April 2025. Dalam kunjungannya, ia didampingi Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Sururur Fuad dan Anggota DPRD Kabupaten Brebes Arifin. Mereka meninjau kondisi pengungsian sekaligus menyerap langsung keluhan warga terdampak.

Di Posko Pengungsian Terpadu yang berada di Lapangan Gunung Poh, Fikri memastikan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi, seperti makanan, obat-obatan, dan tempat tinggal sementara, tersedia. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Setelah dari posko, rombongan melanjutkan kunjungan ke Dukuh Krajan, titik terparah yang terdampak tanah bergerak. Di lokasi ini, terlihat jelas kerusakan yang ditimbulkan. Beberapa rumah warga ambruk dan tanah mengalami pergeseran hingga lebih dari tiga meter, turut merusak lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga.

“Kami mendengar langsung cerita warga yang menyaksikan tanah bergerak di tengah malam. Ini bukan semata karena hujan deras, tapi juga karena aktivitas penambangan ilegal dan pembalakan liar yang memperparah kerentanan tanah,” kata Fikri.

Ia menekankan perlunya upaya pemulihan jangka panjang yang melibatkan berbagai pihak. Fikri mendesak pemerintah segera merelokasi warga ke tempat yang aman, serta menyusun langkah strategis untuk mencegah bencana serupa di kemudian hari.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Dinperwaskim) Brebes, Dani Asmoro, yang turut mendampingi kunjungan, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan lahan hunian baru bagi warga terdampak. Proses identifikasi lahan dilakukan bersama pemerintah desa agar relokasi bisa segera dilakukan.

“Kami terus memantau situasi. Saat ini sedang dalam proses penyiapan lahan untuk hunian baru yang aman. Harapannya, warga bisa segera pindah dari lokasi pengungsian ke tempat tinggal yang lebih layak dan bebas risiko,” ujar Dani.

Sementara itu, warga Desa Mendala berharap pemerintah memberikan perhatian lebih dari sekadar bantuan darurat. Mereka meminta adanya solusi permanen, termasuk penanganan tambang ilegal serta penghijauan kawasan yang rawan bencana.

Tim Redaksi

Imam Muzaki
Reporter Imam Muzaki
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki