Portal Pantura, Brebes – Di tengah hiruk pikuk aktivitas menjelang waktu berbuka, suasana di kawasan Pasar Wage Bumiayu tampak lebih hangat dari biasanya. Puluhan warga dan pengguna jalan yang melintas tersenyum saat menerima paket takjil yang dibagikan oleh anggota Mapala Sakti UMBS. Aksi sederhana ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga cerminan kepedulian yang tumbuh di tengah masyarakat.
Sebanyak 300 paket takjil dibagikan oleh 25 anggota Mapala Sakti UMBS sebagai bagian dari kegiatan berbagi berkah Ramadhan. Dengan penuh semangat, para mahasiswa ini berdiri di tepi jalan, menyapa setiap orang yang melintas, dan menyerahkan takjil sebagai bekal berbuka puasa.
Bagi banyak penerima, takjil yang mereka terima bukan hanya sekadar makanan ringan. Seorang pengendara sepeda motor yang berhenti sejenak untuk menerima paket takjil mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, ini sangat membantu. Saya sedang dalam perjalanan dan belum sempat membeli makanan untuk berbuka,” katanya sambil tersenyum.
Momen seperti ini menunjukkan bahwa kegiatan berbagi dapat menghadirkan kebahagiaan kecil yang bermakna. Di bulan Ramadhan, nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan menjadi semakin relevan. Aksi Mapala Sakti UMBS menjadi contoh nyata bagaimana organisasi mahasiswa dapat berkontribusi bagi masyarakat melalui kegiatan sosial.
Ketua Umum Mapala Sakti UMBS, Bagus Hanuf Nur Fatta—yang akrab disapa MADOR—menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari keinginan untuk berbagi kebaikan. Baginya, Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat dan berbagi kebahagiaan. Tidak harus dengan hal yang besar, tetapi melalui tindakan sederhana seperti berbagi takjil. Semoga apa yang kami lakukan bisa membawa manfaat,” ujarnya.

Koordinator acara, Ajeng Diyat Mayningsih, menambahkan bahwa keterlibatan seluruh anggota menjadi kunci sukses kegiatan. Setiap anggota memiliki peran, mulai dari pengadaan takjil hingga proses pembagian kepada warga.
“Kami bekerja bersama-sama. Semangat kebersamaan ini yang membuat kegiatan berjalan lancar. Selain berbagi dengan masyarakat, kami juga belajar tentang arti kepedulian dan kerja sama,” jelas Ajeng.
Aksi sosial seperti ini juga memiliki dampak yang lebih luas. Di tengah kehidupan yang serba cepat, momen berbagi dapat menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama adalah bagian penting dari kehidupan bermasyarakat. Tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih harmonis di lingkungan sekitar.
Kegiatan berbagi takjil di kawasan Pasar Wage Bumiayu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menggelar kegiatan sosial. Bagi mereka, aksi ini menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial.

