Sistem terasering diterapkan untuk menjaga stabilitas tanah. Dinding penahan tanah atau retaining wall juga dipasang untuk meminimalkan risiko longsor.
Langkah-langkah tersebut merupakan standar dalam kegiatan eksplorasi di kawasan dengan kontur yang menantang.
Proses Reklamasi Berlanjut
Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) terus mengawasi proses reklamasi. Penutupan sumur eksplorasi yang tidak aktif juga menjadi prioritas.
“Pemulihan lingkungan harus berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Jeffri.
Pemantauan berkelanjutan terhadap aktivitas panas bumi di kawasan Gunung Slamet terus dilakukan. Pemerintah memastikan tidak ada pelanggaran dalam pengelolaan kawasan hutan lindung.
Himbauan untuk Masyarakat
Pemerintah mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Slamet untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Tidak ada ancaman bahaya terkait bukaan lahan tersebut.
Kementerian ESDM menegaskan komitmen memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada publik. Setiap kekhawatiran masyarakat akan ditanggapi dengan cepat.
“Keselamatan lingkungan dan masyarakat adalah prioritas kami,” pungkas Jeffri.
Pembelajaran dari Kasus Ini
Kasus ini menunjukkan pentingnya verifikasi informasi sebelum menarik kesimpulan. Foto satelit yang beredar ternyata menampilkan aktivitas legal yang sudah selesai bertahun-tahun lalu.
Transparansi pemerintah dalam merespons kekhawatiran publik patut diapresiasi. Koordinasi antar instansi dan pemeriksaan lapangan membantu memberikan kejelasan.

