UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Bukaan Lahan di Gunung Slamet Bukan Aktivitas Tambang Ilegal, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

×

Bukaan Lahan di Gunung Slamet Bukan Aktivitas Tambang Ilegal, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Sebarkan artikel ini
Citra Google Maps menampilkan bukaan lahan sepanjang tiga kilometer di lereng barat daya Gunung Slamet, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, yang sempat viral di media sosial. Kementerian ESDM mengonfirmasi bahwa lahan tersebut merupakan bekas aktivitas eksplorasi panas bumi PT Sejahtera Alam Energi pada 2017-2018 dan kini sudah tertutup vegetasi. Foto: Tangkapan layar Google Maps
Citra Google Maps menampilkan bukaan lahan sepanjang tiga kilometer di lereng barat daya Gunung Slamet, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, yang sempat viral di media sosial. Kementerian ESDM mengonfirmasi bahwa lahan tersebut merupakan bekas aktivitas eksplorasi panas bumi PT Sejahtera Alam Energi pada 2017-2018 dan kini sudah tertutup vegetasi. Foto: Tangkapan layar Google Maps
IKLAN
Ukuran teks

Sistem terasering diterapkan untuk menjaga stabilitas tanah. Dinding penahan tanah atau retaining wall juga dipasang untuk meminimalkan risiko longsor.

Langkah-langkah tersebut merupakan standar dalam kegiatan eksplorasi di kawasan dengan kontur yang menantang.

Proses Reklamasi Berlanjut

Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) terus mengawasi proses reklamasi. Penutupan sumur eksplorasi yang tidak aktif juga menjadi prioritas.

iklan

“Pemulihan lingkungan harus berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Jeffri.

Pemantauan berkelanjutan terhadap aktivitas panas bumi di kawasan terus dilakukan. Pemerintah memastikan tidak ada pelanggaran dalam pengelolaan kawasan hutan lindung.

Himbauan untuk Masyarakat

Pemerintah mengimbau masyarakat di sekitar untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Tidak ada ancaman bahaya terkait bukaan lahan tersebut.

Kementerian ESDM menegaskan komitmen memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada publik. Setiap kekhawatiran masyarakat akan ditanggapi dengan cepat.

“Keselamatan lingkungan dan masyarakat adalah prioritas kami,” pungkas Jeffri.

Pembelajaran dari Kasus Ini

Kasus ini menunjukkan pentingnya verifikasi informasi sebelum menarik kesimpulan. Foto satelit yang beredar ternyata menampilkan aktivitas legal yang sudah selesai bertahun-tahun lalu.

Transparansi pemerintah dalam merespons kekhawatiran publik patut diapresiasi. Koordinasi antar instansi dan pemeriksaan lapangan membantu memberikan kejelasan.

Tim Portal Pantura

Terbaru dari Tim Portal Pantura