Portal Pantura, Brebes – Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2025 dipastikan mendapat dukungan penuh dari Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Penyelenggara GBF 2025, Fatkhurokhman, usai bertemu dengan Bupati di Pendopo Bumiayu pada Minggu, 29 Juni 2025.
“Alhamdulillah, Ibu Bupati sudah menyatakan dukungan terhadap GBF 2025,” kata Fatkhurokhman.
Pernyataan dukungan dari kepala daerah tersebut menjadi angin segar bagi panitia penyelenggara. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, sempat muncul isu yang mempertanyakan keberlangsungan event tahunan ini.
Namun dengan adanya restu dari Bupati Paramitha, pelaksanaan GBF 2025 kini dipastikan berjalan sesuai rencana. Keputusan ini sekaligus menepis isu-isu kurang sedap yang dihembuskan pihak tertentu.
Event Hiburan dan Edukasi untuk Masyarakat
Gebyar Bumiayu Fair selama ini dikenal sebagai salah satu event terbesar di wilayah Brebes selatan. Acara ini selalu dinanti-nanti masyarakat karena menghadirkan berbagai bentuk hiburan yang meriah, mulai dari pentas seni, pameran UMKM, hingga wahana edukasi dan informasi publik.
“GBF bukan sekadar hiburan, tapi juga sarana edukatif dan promosi potensi lokal,” lanjut Fatkhurokhman.
Penyelenggaraan GBF 2025 direncanakan tetap bertempat di Lapangan Asri, Bumiayu. Lokasi ini menjadi titik sentral kegiatan masyarakat dan strategis untuk menjangkau pengunjung dari berbagai kecamatan sekitar.
Selain itu, acara ini juga telah menjadi bagian dari kalender tahunan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Tak hanya sebagai hiburan, GBF menjadi momentum penting dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat gotong royong antarwarga.
Hadapi Tantangan dengan Kolaborasi
Meski sempat muncul suara-suara kritis terhadap pelaksanaan GBF 2025, panitia memastikan seluruh proses berjalan transparan dan melibatkan banyak pihak. Dukungan dari pemerintah daerah dianggap sebagai sinyal kuat bahwa kegiatan ini sah dan didukung penuh secara resmi.
Fatkhurokhman menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi dengan berbagai elemen, termasuk dinas terkait, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha lokal.
Tim Redaksi

