Portal Pantura, Brebes – Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes menghadapi kendala serius dalam pembangunan infrastruktur. Penyebabnya, Dana Desa tahun 2026 turun drastis hingga 69 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Desa Tonjong Samsudin mengungkapkan, Dana Desa yang diterima pada 2025 mencapai Rp1,2 miliar. Namun tahun ini, alokasi dananya merosot tajam menjadi hanya Rp373,456 juta.
“Dengan keterbatasan ini tidak ada infrastruktur yang dibangun menggunakan Dana Desa,” kata Samsudin usai Musdes Penetapan APBDes 2026, Rabu (14/1/2026) di gedung serba guna desa setempat.
Andalkan Bantuan Keuangan untuk Pembangunan
Menghadapi penurunan drastis ini, pemerintah desa mencari solusi alternatif. Pembangunan infrastruktur akan dialihkan menggunakan Bantuan Keuangan (BK).
Samsudin menyebutkan ada tujuh titik pembangunan yang akan dibiayai dari BK. Dana tersebut bersumber dari pokok pikiran anggota dewan yang mewakili berbagai partai politik.
Partai yang memberikan bantuan antara lain PAN, Gerindra, dan PDI Perjuangan.
“Saya minta maaf jika tidak semua pembangunan tercover,” ujar Samsudin.
Pernyataan tersebut mengindikasikan tidak semua kebutuhan infrastruktur desa dapat terpenuhi tahun ini.
BPD Keluhkan Minimnya Fleksibilitas Anggaran
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tonjong, Waryono, turut menyoroti dampak penurunan anggaran ini. Menurutnya, keterbatasan dana sangat membatasi ruang gerak dalam penyusunan anggaran desa.
“Dengan keterbatasan ini tentunya dalam menyusun anggaran tidak leluasa,” ungkap Waryono.

