Sururul Fuad juga mengajak para pelaku seni untuk terus berinovasi dalam berkarya tanpa meninggalkan akar budaya lokal. Ia berharap LASQI dapat menjadi wadah bagi tumbuhnya karya-karya Islami yang kreatif dan berdaya saing, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Acara pelantikan berlangsung meriah namun tetap khidmat, diwarnai dengan penampilan grup qasidah dan rebana dari berbagai desa. Nuansa kebersamaan dan semangat dakwah melalui seni terasa kuat di antara para peserta dan tamu undangan yang memadati gedung.
Melalui pengukuhan ini, LASQI Kecamatan Tonjong berkomitmen memperkuat eksistensi seni qasidah sebagai media dakwah dan ekspresi budaya yang mampu menyatukan masyarakat lintas generasi. Kepengurusan baru diharapkan dapat segera melaksanakan program kerja yang selaras dengan visi LASQI: menghidupkan seni Islami yang berakhlak, berbudaya, dan bermartabat.
***
Tim Redaksi
