“Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Buaran yang tertuang dalam visum Nomor B/400.7/496/X/2026 yang ditandatangani dr. Nila Munaya, tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal dunia belum lama, diduga karena gantung diri,” ungkap Aipda Eko.
Polisi juga telah mengamankan beberapa barang bukti dari sekitar lokasi kejadian. Barang tersebut meliputi pakaian, sandal, tali rafia, dan sebuah telepon seluler milik korban.
Penyebab pasti insiden ini tidak dapat didalami lebih jauh melalui autopsi medis. Pihak keluarga korban dengan tegas menolak prosedur pembedahan jenazah tersebut.
Keluarga telah menerima kepergian M. Riyan sebagai sebuah musibah. Jenazah kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
Polsek Bantarkawung turut mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi warga di lingkungan sekitar. Warga diminta segera melapor jika mengetahui ada individu yang sedang mengalami tekanan psikologis atau masalah berat.***
Tim Redaksi

