Portal Pantura, Brebes – Semangat kebersamaan terlihat nyata dalam proses renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Sarnewi di Kabupaten Brebes. Pengerjaan rumah tersebut menjadi bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0713/Brebes.
Di lokasi pembangunan, Kamis (19/2/2026), sejumlah personel TNI tampak bekerja bersama warga. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Nurcholis (50), warga setempat yang dengan sukarela ikut membantu pengerjaan fisik rumah.
Meski usianya tidak lagi muda, Nurcholis terlihat sigap mengangkat material bangunan, membantu pemasangan genteng, hingga mendukung pembenahan dinding rumah. Ia bekerja berdampingan dengan personel Satgas TMMD tanpa ragu, menunjukkan bahwa program pembangunan desa tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Menurut Nurcholis, kehadiran program TMMD di desanya membawa dampak positif, terutama bagi warga kurang mampu. Renovasi rumah Ibu Sarnewi menjadi salah satu bukti nyata perhatian pemerintah melalui TNI terhadap kondisi sosial masyarakat pedesaan.
“Ini yang bisa kami bantu bersama warga untuk Ibu Sarnewi. Kami sangat bersyukur desa kami mendapat program ini,” ujar Nurcholis di sela kegiatan.
Ia mengaku tidak memiliki kemampuan materi untuk disumbangkan. Namun, tenaga dan waktu menjadi kontribusi yang bisa ia berikan demi mendukung kelancaran pembangunan. Baginya, membantu sesama adalah bagian dari tanggung jawab sosial sebagai warga desa.
Program TMMD Reguler ke-127 sendiri difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu sasaran fisiknya adalah perbaikan RTLH, yang bertujuan memberikan hunian lebih layak bagi keluarga prasejahtera.
Keterlibatan warga seperti Nurcholis dinilai mempercepat proses pengerjaan. Dalam tahap pemasangan atap dan perbaikan struktur dinding, tambahan tenaga dari masyarakat membuat pekerjaan lebih efisien. Sinergi antara TNI dan warga juga memperkuat nilai gotong royong yang menjadi ciri khas pembangunan desa.
Di lapangan, suasana kerja berlangsung dalam nuansa kebersamaan. Tidak ada sekat antara aparat dan warga. Semua terlibat sesuai kemampuan masing-masing. Kehadiran TNI melalui TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan sosial.
Bagi Ibu Sarnewi, renovasi rumah ini menjadi harapan baru. Rumah yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak huni kini mulai menunjukkan perubahan signifikan. Dinding yang diperbaiki dan atap yang dipasang ulang menjadi simbol meningkatnya kualitas hidup yang diharapkan bisa segera dirasakan.
Sementara itu, personel Satgas TMMD menyambut positif partisipasi masyarakat. Dukungan warga dinilai sebagai faktor penting keberhasilan program. Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa pembangunan desa akan lebih optimal ketika dikerjakan bersama.
Partisipasi aktif masyarakat juga mencerminkan rasa memiliki terhadap program yang dijalankan. Warga tidak sekadar menjadi penerima manfaat, melainkan turut terlibat dalam prosesnya. Hal inilah yang memperkuat konsep kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan Nurcholis menjadi gambaran bahwa pembangunan bukan hanya soal anggaran dan tenaga profesional, tetapi juga tentang kepedulian dan solidaritas. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi, kolaborasi seperti ini menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Dengan progres pengerjaan yang terus berjalan, renovasi rumah Ibu Sarnewi diharapkan segera rampung sesuai target. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat Brebes dalam membangun desa secara berkelanjutan.***

