Masjid dirancang oleh firma arsitektur SPOTLIGHT SPACES dengan pendekatan arsitektur tropis modern.
Bangunan Masjid ini mengedepankan kesederhanaan, ventilasi alami dan juga pencahayaan maksimal, serta aksesibilitas untuk lansia, ibu dan anak, penyandang disabilitas.
Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto menyebut masjid ini sebagai landmark baru di Jakarta Timur mengusung nilai-nilai sosial dan spiritual.
“Masjid ini diharapkan menjadi mercusuar kebaikan, sesuai filosofi almarhum: Berbagi, Memberi, dan Menyantuni,” ujarnya.
Dikatakan oleh Direktur Utama TIKI Yulina Hastuti bahwa pembangunan masjid juga menjadi bentuk kontribusi sosial keluarga dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang bersama yang inklusif dan memberdayakan.
Untuk diketahui, Pembangunan Masjid Jami Soeprapto Soeparno ditargetkan selesai pada Juni 2026.***

