TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Hadroh Syafa’atur Rosul SMK Ma’arif NU Paguyangan Hadirkan Nuansa Religi di Gebyar Bumiayu Fair 2025

×

Hadroh Syafa’atur Rosul SMK Ma’arif NU Paguyangan Hadirkan Nuansa Religi di Gebyar Bumiayu Fair 2025

Sebarkan artikel ini
Hadroh Syafa’atur Rosul SMK Ma’arif NU Paguyangan Hadirkan Nuansa Religi di Gebyar Bumiayu Fair 2025
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Gelaran Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2025 kembali memikat ribuan warga, Kamis (4/9/2025) malam. Berbeda dengan tahun sebelumnya, acara kali ini menghadirkan nuansa religius melalui lantunan sholawat.

Lapangan Asri, Kecamatan Bumiayu, menjadi saksi kebersamaan masyarakat yang larut dalam doa dan musik islami. Grup Hadroh Syafa’atur Rosul SMK Ma’arif NU Paguyangan tampil mengiringi acara bersholawat bersama Ustadz Afif Amrulloh. Suasana semakin khusyuk ketika ribuan jamaah melantunkan doa dengan penuh rasa syukur.

Santunan untuk Yatim dan Dhuafa

Selain hiburan religi, GBF 2025 juga diwarnai aksi sosial. Sebanyak 525 anak yatim piatu dan kaum dhuafa menerima santunan. Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di tengah acara dan disambut haru para penerima.

iklan

Senyum ceria anak-anak menjadi bukti hadirnya kepedulian di tengah masyarakat. Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa gelaran GBF bukan sekadar hiburan, melainkan juga wadah berbagi dan memperkuat solidaritas sosial.

Deklarasi Tolak Anarkisme

Malam itu juga, ribuan warga bersama tokoh masyarakat mendeklarasikan Tolak Anarkisme di Bumiayu. Pesan moral ini mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga ketertiban, kedamaian, dan persaudaraan.

Deklarasi ini menjadi pengingat penting, terlebih di tengah dinamika sosial yang membutuhkan keharmonisan. Kehadiran kegiatan seperti ini diharapkan mampu menekan potensi konflik dan menumbuhkan rasa kebersamaan.

Apresiasi Dunia Pendidikan

Kepala SMK Ma’arif NU Paguyangan, Mardiyanto, S.Ag., M.M., turut hadir mendampingi siswa hingga akhir acara. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mampu menggabungkan seni, agama, dan kepedulian sosial.

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam grup hadroh bukan hanya sekadar melatih keterampilan seni, tetapi juga membentuk karakter.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan cinta sholawat, kepedulian kepada sesama, serta membentuk generasi muda yang Islami dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Mardiyanto.

Lebih dari Sekadar Hiburan

Gebyar Bumiayu Fair 2025 membuktikan diri sebagai ajang yang menyatukan banyak aspek. Dari sisi ekonomi, warga bisa menikmati bazar UMKM dan produk lokal. Dari sisi budaya, masyarakat disuguhi seni pertunjukan. Dari sisi sosial, kegiatan berbagi santunan menghadirkan keberkahan.

Nuansa religius melalui hadroh dan doa bersama semakin menegaskan bahwa GBF bukan hanya pesta rakyat, tetapi juga wadah memperkuat ukhuwah. Kehangatan acara malam itu menunjukkan bagaimana seni, budaya, agama, dan kepedulian bisa bersatu dalam satu panggung.

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P