Portal Pantura, Brebes – Ribuan jamaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Brebes menghadiri kegiatan Istighosah Kubro yang digelar di kawasan wisata Tuk Sirah Pemali, Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Ahad (12/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Forum Konsolidasi Dwiwulan ke-23 sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU.
Acara yang mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban” ini diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Brebes. Sejak pagi, para jamaah tampak memadati lokasi acara dengan penuh khidmat, mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan hingga tausiyah.
Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Brebes, Hj. Nahdiyatun Syarif, hadir bersama jajaran pengurus dan menyampaikan pentingnya menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kehidupan sosial. Menurutnya, momentum Harlah ke-80 ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang Muslimat NU dalam mengabdi kepada umat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKB, H. Musyaffa, serta Anggota DPRD Kabupaten Brebes, H. Zamroni. Selain itu, hadir pula Hj. Nur Nadlifah dari jajaran Pengurus Muslimat NU Jawa Tengah, serta sejumlah badan otonom (banom) NU.
Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Paguyangan, Hj. Hanifah, selaku tuan rumah, mengungkapkan rasa bangga dan haru atas antusiasme jamaah yang hadir. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami dapat menjadi tuan rumah kegiatan besar yang dihadiri ribuan jamaah. Semoga membawa keberkahan dan mempererat ukhuwah,” ujarnya.
Dalam sambutannya, H. Musyaffa berharap Muslimat NU semakin matang dalam berkhidmat kepada masyarakat, khususnya dalam mendidik generasi muda yang berakhlakul karimah dan memahami nilai-nilai sejarah serta budaya.
Sementara itu, Hj. Nur Nadlifah menekankan pentingnya peran Muslimat NU dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan manusia. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pelepasan balon udara sebagai simbol peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU. Suasana semakin semarak dengan penampilan grup hadroh dan paduan suara Muslimat NU Kecamatan Paguyangan yang menghibur para jamaah.
Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah oleh KH. Nadhif, S.H., dari Banyumas. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk memperkuat keimanan, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan modern.

