Madin Dinilai Strategis untuk Ketahanan Sosial
Pernyataan Lukman Khakim mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Banyak yang menilai bahwa pemberdayaan guru madin dalam peran sosial dan keamanan bisa menjadi solusi alternatif untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat desa.
Selama ini, para ustadz dan ustadzah madin memiliki kedekatan emosional dengan warga setempat. Mereka tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga menjadi rujukan dalam berbagai persoalan sosial.
“Guru madin adalah aset bangsa. Mereka tersebar hingga ke pelosok desa. Jika didukung dan diberdayakan dengan baik, maka akan lahir sistem keamanan masyarakat yang lebih berbasis kultural dan religius,” ujar salah satu peserta Rapimnas.
Forum ini pun menjadi momentum penting bagi FKDT untuk menyampaikan aspirasi dan membangun sinergi dengan pemerintah pusat maupun lembaga negara lainnya.***
Tim Redaksi
