Portal Pantura, Brebes – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma memberikan perhatian penuh terhadap beban biaya persalinan yang dialami oleh Najiba Dara Niggar (30), warga Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu.
Pemerintah Kabupaten Brebes mengambil langkah cepat dengan membebaskan seluruh biaya persalinan serta perawatan intensif bayi prematur Najiba di RSUD Bumiayu.
Kondisi ekonomi keluarga Najiba yang terbatas membuat mereka sangat kesulitan untuk menanggung seluruh biaya perawatan medis tersebut.
Suami Najiba bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan harian yang tidak pernah menentu.
Kepanikan keluarga semakin bertambah lantaran status kepesertaan BPJS Kesehatan milik Najiba terkendala masalah tunggakan iuran bulanan.
“Saya memang tidak mampu dan tidak punya biaya. BPJS juga nunggak,” ungkap Najiba saat menceritakan kesulitan yang menghimpitnya.
Sebelum menerima bantuan resmi dari pemerintah, pihak keluarga sudah berupaya aktif mencari bantuan ke berbagai pihak, termasuk pemerintah desa setempat.
Respon cepat dari Pemkab Brebes akhirnya membawa angin segar dengan penjaminan penuh seluruh biaya perawatan di fasilitas kesehatan milik daerah.
Selain pembebasan total biaya persalinan, Najiba juga mendapatkan perhatian tambahan berupa bingkisan spesial dari manajemen RSUD Bumiayu.
Najiba menyampaikan rasa terima kasih dan rasa syukurnya yang mendalam atas kepedulian dari jajaran pemerintah daerah.
“Bantuan ini sangat tidak ternilai untuk saya. Semoga Bupati Brebes, Ibu Paramitha Widya Kusuma diberi kesehatan dan kelancaran bertugas,” ujarnya.
Bayi pertama Najiba tersebut lahir pada Kamis, 15 Oktober 2026, dengan berat badan 1,8 kilogram serta panjang 43 sentimeter.
Perawatan Intensif Bayi Prematur di RSUD Bumiayu
Hingga saat ini, bayi laki-laki tersebut masih memerlukan penanganan khusus di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUD Bumiayu.
Plt Direktur RSUD Bumiayu, Hero Irawan, menegaskan komitmen rumah sakit dalam memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dari kalangan kurang mampu.
Penanganan medis darurat dan perawatan bayi yang membutuhkan perhatian khusus dijamin akan berjalan tanpa hambatan biaya.
“Kami berikan dukungan penuh dan memudahkan pengurusan BPJS hingga tidak ada kesulitan lagi,” kata dr Hero.
Pendampingan BAZNAS Brebes dan Rencana Bedah Rumah
Sebelumnya, kepedulian terhadap kondisi keluarga kurang mampu ini juga diperunjukkan oleh lembaga penyalur zakat BAZNAS Kabupaten Brebes.
Wakil Ketua IV BAZNAS Brebes, Mujib Shodiq Sukhaimi (Gus Mujib), memimpin langsung peninjauan kondisi ibu dan bayi di RSUD Bumiayu pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Usai memantau kondisi kesehatan di rumah sakit, tim BAZNAS meluncur langsung ke kediaman keluarga Najiba di Desa Kalierang.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, tim menemukan kondisi bangunan rumah tempat tinggal keluarga Najiba tergolong sangat tidak layak huni.
Melihat fakta di lapangan, BAZNAS Brebes berencana mengusulkan program pemugaran atau perbaikan rumah bagi keluarga Najiba secara menyeluruh.***

