Portal Pantura, Brebes – Komando Distrik Militer (Kodim) 0713/Brebes menyelenggarakan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) bagi seluruh prajurit di wilayah kerjanya. Kegiatan yang digelar di halaman Markas Kodim setempat, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 107, Brebes, Jumat (13/2/2025), menguji stamina prajurit melalui tes jalan kaki berpasukan (Hanmars) sepanjang 10 kilometer.
Latihan ketahanan fisik ini menjadi bagian dari program pembinaan rutin untuk memastikan setiap personel TNI Angkatan Darat tetap dalam kondisi prima. Selain mengukur kemampuan jasmani, kegiatan ini dirancang untuk membangun solidaritas dan kohesivitas antaranggota kesatuan.
Letkol Infanteri Ambariyantomo, S.Hub.Int., Komandan Kodim 0713/Brebes, mengatakan bahwa prajurit profesional harus senantiasa menjaga kebugaran tubuhnya. Kesiapan fisik menjadi modal utama dalam menjalankan tugas-tugas pertahanan negara.
“Prajurit dituntut memiliki daya tahan fisik yang kuat agar mampu melaksanakan tugas pokok menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Ambariyantomo.
Menurutnya, PSJM merupakan inisiatif terbaru yang diwajibkan bagi semua kesatuan TNI AD di seluruh Indonesia. Program ini memastikan prajurit tidak hanya fokus pada tugas teritorial, tetapi juga tetap menguasai kemampuan dasar militer yang menjadi fondasi keprajuritan.
Prosedur Ketat Sebelum Pelaksanaan
Sebelum tes dimulai, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan oleh tim medis dari Poliklinik Kesehatan (Poskes) Kodim 0713/Brebes. Langkah ini dilakukan untuk mencegah risiko cedera atau masalah kesehatan selama latihan berlangsung.
Setelah dinyatakan fit, para prajurit mengikuti sesi pemanasan yang dipimpin Bintara Staf Operasi. Pemanasan menjadi tahap krusial untuk mempersiapkan otot dan persendian sebelum menjalani aktivitas fisik berat.
Dandim Brebes menegaskan bahwa pelaksanaan PSJM mencerminkan keseriusan kesatuan dalam menjaga kesiapsiagaan personel. Di tengah dinamika tugas yang semakin beragam, kekuatan fisik menjadi elemen yang tidak bisa diabaikan.
Relevansi dengan Tugas Lapangan
Ambariyantomo menambahkan, prajurit Kodim 0713/Brebes saat ini juga tengah mengemban berbagai penugasan lapangan yang membutuhkan stamina tinggi. Salah satunya adalah keterlibatan dalam pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo.
“Anggota kami terlibat langsung dalam pekerjaan fisik di lokasi TMMD. Karena itu, kondisi jasmani yang prima sangat diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut,” jelasnya.
Program TMMD yang melibatkan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil menuntut prajurit bekerja dalam kondisi medan yang menantang. Tanpa kebugaran memadai, efektivitas dan keselamatan personel bisa terancam.
Komitmen Jangka Panjang
Kegiatan PSJM di Kodim 0713/Brebes bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi jangka panjang membangun kesiapan tempur. Dengan populasi prajurit yang tersebar di berbagai pos dan wilayah binaan, evaluasi berkala terhadap kemampuan fisik menjadi keharusan.
Dandim berharap setiap personel mampu menjadikan latihan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri. Profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan taktis, tetapi juga dari disiplin dalam merawat kondisi tubuh.
Pelaksanaan PSJM Hanmars 10 kilometer di Brebes menandai komitmen TNI AD dalam mempertahankan standar keprajuritan yang tinggi di era modern.***

