Portal Pantura, Brebes – Suasana haru mewarnai Balai Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jumat (5/6/2026). Seorang warga terdampak bencana tanah bergerak memeluk Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma sambil menangis.
Tangis itu bukan tangis kesedihan semata. Itu ungkapan lega setelah berbulan-bulan menanggung kerusakan rumah dan ketidakpastian tempat tinggal.
Hari itu, Bupati Paramitha menyerahkan bantuan secara simbolis kepada korban bencana di wilayahnya. Total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp2,465 miliar.
Dana tersebut bersumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi. Tujuannya satu: mendukung pemulihan warga terdampak bencana di Kabupaten Brebes.
Desa Sridadi Terima Porsi Terbesar
Penerima terbanyak berasal dari Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog. Sebanyak 143 warga terdampak tanah bergerak masing-masing menerima Rp15 juta. Total yang disalurkan ke desa ini mencapai Rp2,145 miliar.
Satu warga lainnya dari desa yang sama juga menerima Rp10 juta. Ia terdampak bencana angin kencang yang terjadi terpisah dari peristiwa tanah bergerak.
Korban Banjir Bandang Bumiayu Juga Terima Bantuan
Bantuan turut diberikan kepada warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Bumiayu. Berikut rinciannya:
- Desa Adisana: 3 penerima, total Rp30 juta
- Desa Dukuhturi: 8 penerima, total Rp120 juta
- Desa Kalierang: 11 penerima, total Rp110 juta
- Desa Kalinusu: 2 penerima, total Rp20 juta
- Desa Bumiayu: 3 penerima, total Rp30 juta
Bupati: Pemerintah Akan Terus Hadir
Bupati Paramitha menegaskan pemerintah tidak akan meninggalkan warga yang sedang berjuang bangkit dari bencana.
“Pemerintah akan terus hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan membantu warga bangkit kembali,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar dukungan material. Ini juga bentuk nyata kepedulian pemerintah agar masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi musibah.***

