Menariknya lagi meskipun hanya perlombaan internal, suasananya tak kalah seru dengan event nasional.
Setiap sorakan, setiap tawa menggema dari kolam, seakan menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan bisa tumbuh dari hal-hal sederhana dari keceriaan pekerja yang selama ini menjadi tulang punggung Pancuran Barokah dan Pancuran 13 wisata Guci.
Ketika ditanya siapa yang menang hari itu, sebagian besar justru tidak tahu. “Enggak penting menang atau kalah, yang penting hepi bareng,” celetuk petugas penjaga tiket Pancuran Barokah yang basah kuyup namun sumringah.
Di tempat seperti Pancuran Barokah Guci Tegal, kemerdekaan dirayakan dengan cara yang membumi dan penuh kehangatan dan juga kebersamaan serta tentunya, cipratan air menyegarkan.***
Tim Redaksi
