TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Bekali Petani Cilibur dengan Strategi Tingkatkan Penghasilan

×

Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Bekali Petani Cilibur dengan Strategi Tingkatkan Penghasilan

Sebarkan artikel ini
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Brebes – Puluhan petani Desa , Kabupaten Brebes, mendapatkan pembekalan strategi peningkatan ekonomi dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata () . Sosialisasi yang berlangsung di Balai Desa itu menghadirkan dosen sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan, Adi Susanto, S.H., S.Pd., M.M., sebagai pemateri utama.

Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan mahasiswa selama masa pengabdian di desa tersebut. Para peserta yang hadir adalah petani lokal yang selama ini menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian, namun kerap menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan hasil dan pendapatan mereka.

Disambut Positif Warga dan Kelompok Tani

Ketua Kelompok Petani Desa , M. Baehaqi, menyambut baik inisiatif mahasiswa tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan manfaat nyata bagi para petani yang membutuhkan wawasan baru untuk menghadapi dinamika pertanian masa kini.

iklan

“Kami menyambut baik kegiatan ini dan berharap ilmu yang disampaikan dapat diterapkan oleh para petani di Desa ,” ungkapnya saat membuka acara.

Antusiasme peserta terlihat dari jalannya diskusi yang berlangsung interaktif, dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan petani kepada pemateri sepanjang sesi tanya jawab.

Analisis Sebelum Tanam, Kunci Efisiensi Produksi

Dalam paparannya, Adi Susanto menekankan bahwa keberhasilan usaha tani tidak semata ditentukan oleh kerja keras di ladang, tetapi juga oleh perencanaan yang matang sebelum musim tanam dimulai.

Petani, menurutnya, perlu melakukan analisis menyeluruh terhadap jenis tanaman yang akan dibudidayakan. Analisis itu mencakup nilai jual komoditas di pasaran, kualitas bibit yang tersedia, serta kesesuaian tanaman dengan kondisi geografis dan iklim setempat. Langkah ini dinilai penting untuk menekan risiko kerugian sekaligus memaksimalkan potensi hasil panen.

“Petani perlu tahu apa yang sedang dibutuhkan pasar sebelum memutuskan apa yang akan ditanam,” ujar Adi Susanto dalam sesi tersebut.

Teknologi dan Teknik Tepat Tekan Biaya Produksi

Sosialisasi juga menyoroti pentingnya adopsi teknologi dalam proses pengolahan lahan. Penggunaan alat dan metode pertanian modern dinilai mampu menekan biaya produksi secara signifikan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja para petani.

Selain aspek produksi, teknik perawatan tanaman yang benar, metode panen yang tepat waktu, hingga pengemasan hasil pertanian turut dibahas secara rinci. Pemateri menegaskan bahwa tampilan dan kemasan produk pertanian yang baik dapat mendongkrak nilai jual di mata konsumen dan pembeli.

Dorong Petani Masuk Pasar Digital dan Produk Olahan

Salah satu poin penting yang mendapat perhatian besar dari peserta adalah strategi pemasaran. Adi Susanto mendorong petani untuk tidak hanya mengandalkan jalur penjualan konvensional, seperti menjual langsung ke tengkulak atau pasar tradisional, tetapi juga mulai merambah platform digital.

Pemasaran melalui media sosial dan marketplace dianggap membuka peluang yang lebih luas karena memungkinkan petani menjangkau konsumen secara langsung tanpa perantara. Dengan begitu, margin keuntungan yang diterima petani berpotensi lebih besar.

Lebih jauh, pemateri mendorong petani untuk berpikir kreatif dengan mengolah hasil panen menjadi produk turunan. Produk olahan, seperti tepung singkong, keripik, atau aneka makanan berbahan baku lokal, dinilai memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi dibanding menjual bahan mentah.

Harapan Berkelanjutan

Melalui program sosialisasi ini, mahasiswa KKN berharap ilmu dan strategi yang telah dibagikan tidak berhenti sebatas wacana. Mereka mendorong para petani Desa untuk segera mengaplikasikan strategi tersebut demi mewujudkan peningkatan kesejahteraan yang nyata dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa program KKN, bila dirancang dengan tepat sasaran, mampu memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat desa.***

Tim Portal Pantura

Terbaru dari Tim Portal Pantura