Mendala Brebes Darurat Tanah Bergerak: Warga Mengungsi, DPRD Brebes Ulurkan Tangan
Portal Pantura, Brebes – Bencana tanah bergerak yang melanda Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, sejak Kamis 17 April 2025 dini hari, terus menimbulkan kekhawatiran.
Hingga Minggu 20 April 2025, jumlah pengungsi bertambah menjadi 383 jiwa, meningkat dari sebelumnya 363 jiwa. Kondisi tersebut dipicu oleh pergerakan tanah yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Ratusan warga kini tinggal di tenda darurat yang didirikan di Posko Lapangan Terpadu Gunung Poh. Mereka terpaksa meninggalkan rumah masing-masing karena kondisi tanah yang labil membuat pemukiman mereka tak lagi aman.
Menanggapi situasi ini, rombongan DPRD Kabupaten Brebes bersama anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Gerindra, Orizah Santifa, turun langsung ke lokasi. Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Brebes, Heru Irawanto.
Serahkan Bantuan Logistik dan Air Bersih
Dalam kunjungan tersebut, DPRD Brebes menyalurkan bantuan logistik sebanyak 56 item, yang mencakup bahan makanan pokok, selimut, tenda, serta dua toren air bersih untuk memenuhi kebutuhan harian para pengungsi. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Kepala Desa Mendala, M Basori.
“Kami prihatin atas musibah yang menimpa warga Mendala. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka. Kami juga berharap situasi segera membaik dan warga bisa kembali ke rumah dengan aman,” ujar Heru Irawanto.
Selain menyerahkan bantuan, rombongan DPRD juga meninjau langsung kondisi pengungsian dan berdialog dengan warga. Mereka mendengarkan keluhan serta harapan masyarakat yang berharap segera mendapatkan kejelasan mengenai masa depan tempat tinggal mereka.
DPRD Siapkan Langkah Penanganan Jangka Panjang
Heru menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Bupati Brebes untuk membahas solusi jangka panjang. Fokus pembahasan akan mencakup penanganan darurat, pembangunan hunian sementara, hingga opsi relokasi permanen bagi warga terdampak.

