Portal Pantura, – Suasana Ruang di aula Adipura, Senin pagi (19/5), tampak lebih hangat dari biasanya.
Disanalah ada semangat pemberdayaan ekonomi menggema di Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kota Tegal.
Tahun ini, Kelurahan Pesurungan Lor (Peslor), Kecamatan Margadana Kota Tegal menjadi fokus perhatian.
Bukan hanya sekadar redistribusi tanah, tapi juga upaya nyata menghidupkan ekonomi masyarakat melalui program pendampingan usaha.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Kantor Pertanahan dmemastikan keberhasilan program.
“Kita ingin tanah ini bukan hanya untuk dibagikan, tapi juga diberdayakan. Tidak boleh ada lahan tidur, apalagi milik dari pemerintah,” ujarnya.
Pendampingan ini bukan lah sekadar pelatihan teknis, tapi juga pembukaan akses modal, pasar, hingga bimbingan usaha berkelanjutan.
Ini adalah bentuk nyata dari reforma agraria: menghubungkan tanah dengan kehidupan yang lebih sejahtera.
Yustisia Dewi Maharani dari Disperakim Provinsi Jawa Tengah menambahkan, kolaborasi solid adalah kunci menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Sementara Darsini, Kepala Kantah Kota Tegal, memastikan bahwa program sudah berjalan selama tiga tahun dan terus menunjukkan hasil positif.
Tim Redaksi
