Portal Pantura – Suasana Tarub mendadak semarak! Ratusan guru dari berbagai sekolah swasta se-Kabupaten Tegal tumpah ruah di SMP Yanbuul Qur’an 5 Tegal, Kamis (23/10/2025).
Kehadiran ratusan guru ini bukan untuk sekadar berkumpul, tapi meningkatkan kompetensi siap menaklukkan tantangan Kurikulum Merdeka.
Bertajuk Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) ini digelar oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Swasta Kabupaten Tegal, dan sukses menyedot 152 guru dari 32 sekolah swasta.
Antusiasme peserta menjadi bukti nyata bahwa guru-guru swasta siap bergerak cepat bertransformasi pendidikan nasional.
Acara dibuka secara resmi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Winarto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif MKKS Swasta.
“Sekolah swasta adalah mitra strategis pemerintah mewujudkan pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. Langkah MKKS Swasta ini patut diapresiasi,” tegasnya.
Para peserta disuguhi materi padat dan aplikatif, mulai penguatan kurikulum, pembelajaran mendalamTes Kompetensi Akademik (TKA), hingga Koding.
Tak sekadar teori, para guru juga diajak praktik langsung menyusun perangkat ajar yang kreatif dan kontekstual.
Ketua MKKS Swasta Kabupaten Tegal, Ripai, menyebut workshop ini sebagai bukti nyata semangat perubahan di kalangan pendidik swasta.
“Implementasi Kurikulum Merdeka saat ini menuntut adaptasi cepat. Kami ingin guru-guru swasta punya daya saing tinggi dan mampu menciptakan pembelajaran benar-benar berpihak pada murid,” ungkapnya penuh semangat.
Sementara itu, Kamal Fuadi, Koordinator Kegiatan, menegaskan pentingnya kolaborasi antar sekolah swasta.
“Semangat para guru luar biasa! Ini menunjukkan tekad kuat untuk terus belajar dan berinovasi.
Kami tidak akan berhenti di sini kegiatan seperti ini akan terus kami gelar agar sekolah swasta tak kalah dengan sekolah lainnya,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi, MKKS Swasta Kabupaten Tegal optimistis bahwa hasil workshop ini akan segera berdampak di ruang-ruang kelas.
Guru-guru siap menerapkan Kurikulum Merdeka secara optimal, mencetak lulusan unggul, adaptif, dan berkarakter Profil Pelajar Pancasila.***
Tim Redaksi


