TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Patroli Malam TMMD 127, Babinsa Cikuya Serap Aspirasi Warga Banjarharjo

×

Patroli Malam TMMD 127, Babinsa Cikuya Serap Aspirasi Warga Banjarharjo

Sebarkan artikel ini
Anggota Koramil 14/Banjarharjo berbincang santai dengan warga saat patroli malam TMMD 127 di Desa Cikuya, Brebes.
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Pendekatan humanis aparat teritorial kembali terlihat dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/. Selain fokus pada penyelesaian sasaran fisik di siang hari, prajurit juga memanfaatkan waktu malam untuk menjalin komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat di wilayah sasaran.

Sabtu malam (21/2/2026), dua anggota Koramil 14/Banjarharjo, Serma Suyitno dan Serda Suyatno, terlihat berbincang santai dengan warga Desa , Kecamatan Banjarharjo. Duduk lesehan di depan kios “Giana Cell”, suasana obrolan berlangsung hangat tanpa sekat formalitas.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli malam yang dirangkai dengan komsos. Melalui pendekatan informal, Babinsa berupaya mendengar langsung berbagai aspirasi, masukan, hingga keluhan masyarakat terkait pelaksanaan program di desa mereka.

iklan

Serma Suyitno menjelaskan, komunikasi yang dibangun secara santai kerap lebih efektif dibandingkan forum resmi. Menurutnya, warga cenderung lebih terbuka ketika berdiskusi dalam suasana akrab.

“Setelah aktivitas di lapangan selesai, malam hari menjadi waktu yang tepat untuk menyapa warga. Dengan duduk bersama seperti ini, kami bisa mengetahui secara langsung apa yang dirasakan masyarakat dan memastikan program benar-benar menjawab kebutuhan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tidak hanya diukur dari rampungnya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari terjalinnya hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kepercayaan publik, kata dia, menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan teritorial.

Hal senada disampaikan Serda Suyatno. Ia menilai, kedekatan yang terbangun melalui komsos mampu meningkatkan partisipasi warga dalam setiap tahapan pembangunan. Gotong royong, menurutnya, akan tumbuh lebih kuat ketika komunikasi berjalan dua arah.

“Dengan komunikasi yang baik, masyarakat merasa dilibatkan. Itu yang membuat mereka semakin bersemangat membantu penyelesaian sasaran fisik ,” katanya.

Sejumlah warga menyambut positif kehadiran prajurit di lingkungan mereka, terlebih pada malam hari. Selain menambah rasa aman, interaksi tersebut juga memberikan motivasi bagi pemuda desa untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan.

Salah seorang warga mengaku, obrolan santai seperti itu membuka ruang diskusi yang lebih luas. Ia menyebut, warga dapat menyampaikan kebutuhan prioritas desa tanpa rasa canggung.

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki