Portal Pantura, Brebes – Proses seleksi Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Brebes mendapat sorotan dari masyarakat pengguna layanan. Pelanggan menuntut penjaringan calon pimpinan dilakukan secara profesional dan transparan.
Koordinator Paguyuban Pelanggan Air Minum Kecamatan Bumiayu, Imam Santoso, menyatakan posisi Direktur PDAM sangat strategis bagi kualitas layanan air bersih. Ia menegaskan calon terpilih harus memiliki kompetensi teknis dan manajerial yang mumpuni.
“PDAM bukan perusahaan biasa. Butuh pemimpin yang paham teknis lapangan dan manajemen agar pelayanan maksimal,” ujar Imam saat ditemui wartawan, Selasa (16/12/2025).
Waspada Praktik KKN
Imam mengingatkan pengangkatan pimpinan tanpa basis profesionalisme berpotensi menimbulkan masalah serius. Ia menekankan pentingnya proses bebas dari kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN).
Kurangnya transparansi dalam penjaringan dinilai dapat mengikis kepercayaan publik. Imam meminta pemerintah daerah dan Bupati Brebes mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku secara ketat.
“Jabatan ini menyangkut kepentingan dasar masyarakat. Keputusan tidak boleh tergesa-gesa atau dipengaruhi kepentingan tertentu,” tegasnya.
Tuntut Tim Seleksi Independen
Imam berharap tim seleksi bekerja independen dan objektif tanpa intervensi kelompok atau kepentingan politik. Prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dinilai krusial untuk stabilitas sosial.
Ia mengingatkan pengalaman penunjukan Dewan Pengawas PDAM sebelumnya seharusnya menjadi evaluasi agar kesalahan serupa tidak terulang.
“Jika prosesnya sesuai aturan dan terbuka, kami yakin Brebes akan semakin baik,” katanya.
Imam mengharapkan seleksi Direktur PDAM Brebes menghasilkan pemimpin berintegritas dan profesional yang mampu meningkatkan mutu layanan air minum bagi seluruh warga Kabupaten Brebes.***

