Portal Pantura, Brebes – Pemerintah Desa (Pemdes) se-Kecamatan Tonjong menggelar kegiatan Jumat Sehat dengan mengadakan pertandingan persahabatan bulutangkis melawan tim dari Inspektorat Brebes. Kegiatan ini digelar sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antarinstansi.
Acara yang berlangsung di wilayah Kecamatan Tonjong ini dihadiri oleh para kepala desa dan perangkat desa, Camat Tonjong Lukman Hakim, SH, S.IP., anggota DPRD Kabupaten Brebes Ade Apriyanto, serta sejumlah perwakilan dari Inspektorat Brebes.
Pertandingan digelar dalam suasana santai dan penuh keakraban. Tidak hanya sekadar olahraga, kegiatan ini dimaknai sebagai bentuk pembinaan mental dan fisik, serta upaya memperkuat hubungan kerja antara pemdes dan lembaga pengawas.
Koordinator kegiatan, Mustain, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Linggapura, menjelaskan bahwa pertandingan ini bersifat persahabatan. Menurutnya, antara Pemdes dan Inspektorat perlu terjalin hubungan kerja yang harmonis.
“Ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah upaya membangun komunikasi yang lebih baik antara pemerintah desa dan inspektorat. Kami adalah mitra kerja, jadi sinergi yang sehat sangat penting,” ujar Mustain.
Sementara itu, Camat Tonjong Lukman Hakim menilai kegiatan semacam ini sangat positif. Menurutnya, olahraga bersama dapat menjadi sarana pembinaan yang efektif, terutama dalam meningkatkan kebugaran dan semangat kerja para kepala desa.
“Kegiatan ini bagus untuk menjaga semangat kerja dan mempererat hubungan antarinstansi. Kepala desa bisa mendapat pembinaan lewat pendekatan yang lebih ringan namun tetap bermakna,” ungkap Camat Lukman.
Anggota DPRD Brebes, Ade Apriyanto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai sinergi antara pemerintah desa dan inspektorat merupakan hal krusial, terutama dalam pengelolaan anggaran desa.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Komunikasi yang baik antara pemegang anggaran dan pengawas anggaran harus terus dibangun. Visi yang selaras akan memastikan pembangunan desa berjalan sesuai aturan,” kata Ade.
Kegiatan Jumat Sehat yang diisi dengan pertandingan persahabatan ini dinilai mampu mencairkan suasana kerja yang selama ini cenderung formal. Melalui kegiatan olahraga, para peserta bisa saling mengenal lebih dekat, saling berdiskusi secara informal, bahkan bertukar pandangan soal pelaksanaan pemerintahan desa.

Ajang seperti ini juga membuka ruang dialog yang lebih terbuka antara pemerintah desa dan inspektorat. Dengan menjauh dari meja kerja dan suasana kantor, komunikasi menjadi lebih cair, dan potensi kolaborasi pun meningkat.
Selain pertandingan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
Melalui inisiatif seperti ini, diharapkan hubungan antara pemerintah desa dan lembaga pengawas makin solid. Pada akhirnya, hal ini akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan akselerasi pembangunan di tingkat desa.***
Tim Redaksi


