Portal Pantura, Brebes – Sebanyak delapan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal Kabupaten Brebes resmi mengantongi predikat kompeten. Capaian ini diraih usai mereka merampungkan uji sertifikasi instruktur dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Program asesmen tersebut berlangsung selama empat hari penuh di Rumah Potong Hewan Ruminansia Jatibarang. Agenda penting ini digelar guna melahirkan tenaga pendidik bidang penyembelihan yang tersertifikasi resmi.
Sebelumnya, para peserta telah mengikuti pelatihan intensif Training of Trainer di Bogor. Kegiatan awal tersebut diselenggarakan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara.
Pelatihan di Bogor memakan waktu empat hari dengan fokus pada pendalaman materi teknis. Materi mencakup aspek syariat Islam hingga standar operasional prosedur penyembelihan modern.
Penguatan Kapasitas dan Metodologi Pengajaran
Rangkaian program lanjutan ini dirancang khusus untuk memperkuat kemampuan komunikasi para pengurus. Bekas pelatihan tidak hanya soal teknik potong, melainkan cara mengajar yang efektif.
Keterampilan penyembelihan di lapangan wajib didukung kemampuan menyampaikan materi secara terarah. Hal ini penting agar proses transfer ilmu kepada masyarakat berjalan optimal.
Metode Pembelajaran Komprehensif
Program pelatihan menggabungkan sesi teori, praktik langsung, serta evaluasi diri. Peserta juga diwajibkan melalui tahap pengajaran mikro untuk menguji kemampuan komunikasi.
Melalui metode tersebut, peserta dilatih menjelaskan standar keselamatan kerja secara detail. Aspek higiene, sanitasi, serta kesejahteraan hewan turut menjadi menu utama pembelajaran.
Sertifikasi Resmi Penjamin Mutu
Sertifikasi instruktur berfungsi mengukur tingkat kelayakan peserta dalam dunia kepelatihan formal. Pengakuan resmi ini memberikan legitimasi hukum bagi para pengurus untuk mengajar.
Manfaat utamanya adalah meningkatkan kepercayaan diri serta standar kualitas pengajaran. Setiap materi yang disampaikan nantinya menjadi lebih terukur dan sesuai kebutuhan warga.
Komitmen Peningkatan Mutu Pembinaan
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Juleha Brebes, Chasan Mudofar, memberikan apresiasi atas kelulusan para pengurusnya. Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi organisasi di tingkat daerah.
Chasan menegaskan bahwa penguasaan teknis dan kemampuan pedagogik harus berjalan beriringan. Keduanya merupakan kunci utama keberhasilan pembinaan juru sembelih di tingkat akar rumput.
Target Juru Sembelih Berstandar Tinggi
Organisasi menargetkan lahirnya para penyembelih yang taat syariat dan profesional. Aspek kebersihan dan perlakuan etis terhadap hewan menjadi prioritas utama pelayanan.
Instruktur yang kompeten diharapkan mampu membimbing peserta hingga benar-benar mahir. Dengan demikian, kualitas daging yang beredar di masyarakat terjamin kehalalannya secara mutlak.
Perluasan Edukasi dan Kaderisasi Pelatih
Capaian ini diproyeksikan mampu memperluas jangkauan edukasi ke berbagai wilayah pelosok. DPD Juleha Brebes juga fokus memperkuat regenerasi pelatih di lingkungan internal.
Ilmu yang didapat dari lembaga pelatihan nasional harus segera diaplikasikan secara nyata. Pelayanan terbaik kepada umat menjadi misi utama yang terus dikedepankan.
Semangat Pengabdian untuk Umat
Chasan berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus belajar. Semangat hidup bermanfaat bagi umat senantiasa menjadi landasan pergerakan organisasi.
Kaderisasi yang solid diyakini mampu menjaga marwah juru sembelih halal di Brebes. Ke depan, kualitas rumah potong hewan di daerah ini diharapkan semakin maju dan terdepan.***
Tim Redaksi


