Portal Pantura, Brebes – Pemerintah Kabupaten Brebes terus menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui penyaluran bantuan sembako program Wareg Sedoyo (Wardoyo). Kegiatan sosial ini berlangsung hangat di Aula Kantor Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes pada Kamis (20/08/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Imam Baehaqi, S.H., bersama Camat Tonjong Lukman Hakim, S.H., S.IP.
Penyaluran Bantuan Sembako Program Wardoyo
Kepala Dinas Sosial Brebes, Imam Baehaqi, menegaskan bahwa Wardoyo merupakan salah satu program unggulan pemerintah daerah. Bantuan pangan ini khusus diprioritaskan bagi masyarakat miskin yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4.
Selain itu, penerima bantuan dipastikan tidak sedang menerima bansos lain seperti PKH maupun BPNT dari Kementerian Sosial. Langkah ini diambil agar distribusi bantuan sosial di Kabupaten Brebes tepat sasaran serta tidak tumpang tindih.
Dorong Kesejahteraan Lewat Berbagai Program Unggulan
Kehadiran bantuan sembako ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari warga penerima manfaat. Selain Wardoyo, Pemkab Brebes juga terus memacu program strategis lain seperti Dorpaish (Door to Door), Sekolah Rakyat, hingga Satu KK Satu Sarjana.
Sekolah Rakyat: Solusi Pendidikan Gratis Bagi Warga Miskin
Dalam kesempatan tersebut, Dinsos Brebes turut mengenalkan keberadaan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Sekolah ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu (desil 1 dan desil 2) di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.
Mengusung sistem multi-entry dan multi-exit, anak yang sempat putus sekolah bisa kembali belajar tanpa harus mengulang dari awal. Seluruh biaya pendidikan, seragam, hingga fasilitas asrama lengkap dengan tempat tinggal ditanggung penuh oleh pemerintah.
Pentingnya Peran Orang Tua Selama Masa Adaptasi
Penerapan sistem asrama menuntut para siswa untuk terbiasa dengan pola hidup mandiri dan disiplin tinggi. Oleh sebab itu, dukungan moral serta pendampingan dari orang tua sangat dibutuhkan, terutama pada masa-masa awal adaptasi.
Orang tua tetap diperbolehkan menjenguk anak-anak mereka di asrama tanpa ada batasan waktu khusus. Kehadiran keluarga diyakini menjadi kunci utama agar motivasi belajar anak tetap terjaga dengan baik.
Edukasi Layanan dan Kepesertaan BPJS Kesehatan
Tidak hanya membahas bansos dan pendidikan, Dinsos Brebes juga memberikan edukasi terkait layanan BPJS Kesehatan. Bagi warga miskin yang belum terdaftar sebagai peserta PBI JKN pusat, pengajuan dapat dilakukan secara berjenjang melalui pihak desa.
Operator desa akan memasukkan data warga ke dalam aplikasi SIKS-NG untuk kemudian diverifikasi oleh Dinas Sosial. Jika dokumen dinyatakan lengkap, data usulan akan diteruskan ke Kementerian Sosial untuk penetapan resmi.
Sinergi Bersama Sukseskan Program Daerah
Imam mengimbau warga agar memahami alur konsultasi sesuai dengan jenis kepesertaan BPJS yang bermasalah. Kendala BPJS PBI JKN pusat ditangani oleh Dinas Sosial, sedangkan BPJS PBI daerah dikonsultasikan melalui Dinas Kesehatan.
Ia berharap seluruh masyarakat dapat terus mendukung dan bersinergi demi keberlanjutan program-program unggulan Pemkab Brebes.***

