Portal Pantura, Brebes – Momen penuh empati terjadi di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Brebes. Seorang anggota Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes terekam kamera tengah menolong seorang nenek lanjut usia melewati jalan desa yang berbatu dan menanjak, Sabtu (14/2/2026).
Peristiwa ini terjadi saat kegiatan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sedang berlangsung intensif. Kejadian tersebut membuktikan bahwa misi TNI dalam program pembangunan desa bukan semata membenahi sarana prasarana, melainkan juga mendekatkan diri kepada masyarakat dengan tindakan nyata.
Seorang personel Satgas yang ditemui di lokasi menjelaskan, membantu warga yang membutuhkan merupakan bagian dari tugas kemanusiaan mereka. “Ketika melihat warga, terutama lansia, mengalami kesulitan, kami langsung tergerak membantu. Itu bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat,” katanya.
Penduduk Desa Cikuya memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran prajurit TNI. Mereka menilai para anggota Satgas sangat ramah, hormat, dan sigap membantu kebutuhan warga. Keberadaan mereka dinilai membawa energi positif dan mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan desa.
Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., Komandan Kodim 0713/Brebes, menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program TMMD. Ia menyebutkan, interaksi hangat seperti yang terjadi antara anggota Satgas dengan lansia merupakan wujud konkret dari semboyan “TNI Bersama Rakyat, Negara Kuat”.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran TNI tidak hanya dirasakan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kedekatan sosial dan empati terhadap kondisi masyarakat,” ucap Ambariyantomo.
Program TMMD Reguler ke-127 di Desa Cikuya meliputi renovasi rumah warga yang kondisinya tidak layak huni serta perbaikan infrastruktur desa lainnya. Hingga pertengahan Februari 2026, pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana dengan target penyelesaian tepat waktu.
Selain aspek pembangunan, program ini juga menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi antara TNI dan rakyat. Berbagai kegiatan sosial dan gotong royong dilakukan bersama warga, menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis.
Warga berharap, setelah program TMMD selesai, hubungan baik yang terjalin tidak berhenti begitu saja. Mereka menginginkan kemitraan antara TNI dan masyarakat terus berlanjut dalam berbagai bentuk kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Aksi-aksi kemanusiaan seperti yang dilakukan personel TMMD ini menjadi pengingat bahwa pembangunan sejati bukan hanya soal bangunan dan infrastruktur, tetapi juga tentang membangun kepercayaan, kepedulian, dan rasa persaudaraan antarwarga bangsa.

