Portal Pantura, Brebes – Warga di sejumlah Kabupaten Brebes wilayah selatan dan sekitarnya diminta bersiap mengalami pemadaman listrik sementara pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pemadaman dilakukan secara darurat atau padam emergency karena adanya pohon yang mengenai jaringan tegangan menengah (JTM).
Langkah penghentian sementara aliran listrik tersebut dilakukan PLN demi menjaga keselamatan petugas saat melakukan pengamanan dan penanganan jaringan terdampak.
PLN Lakukan Padam Emergency untuk Keamanan Petugas
Berdasarkan informasi dari kanal WhatsApp PLN Bumiayu, pemadaman berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, mulai pukul 16.45 hingga 17.45 WIB.
Wilayah yang terdampak meliputi Kalijurang, Linggapura, Tonjong, Ciregol, dan sejumlah area di sekitarnya.
PLN menjelaskan, tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan serta stabilitas sistem kelistrikan. Petugas di lapangan melakukan pengamanan jaringan agar proses penanganan dapat berjalan aman dan cepat.
Pohon Ganggu Jaringan Tegangan Menengah
Gangguan terjadi setelah pohon mengenai jaringan tegangan menengah. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan apabila penanganan dilakukan ketika jaringan masih bertegangan.
Karena itu, PLN mengambil langkah pemadaman sementara untuk memastikan keselamatan petugas selama melakukan pemeriksaan dan perbaikan.
PLN Minta Maaf Atas Ketidaknyamanan Warga
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak akibat penghentian sementara pasokan listrik.
Perusahaan listrik negara tersebut memastikan upaya pemulihan kondisi operasional terus dilakukan agar pasokan listrik kembali normal secepat mungkin.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi PLN melalui Contact Center PLN 123.
Imbauan bagi Warga Selama Pemadaman
Selama proses pemadaman berlangsung, warga diimbau untuk melakukan langkah antisipasi, seperti mencabut peralatan elektronik yang sensitif terhadap perubahan tegangan serta memastikan penggunaan sumber penerangan alternatif dilakukan dengan aman.
PLN mengapresiasi dukungan masyarakat selama proses penanganan gangguan berlangsung demi terciptanya sistem kelistrikan yang lebih andal.***

