Portal Pantura, Brebes – Krisis air bersih masih membayangi warga Kecamatan Bumiayu setelah banjir bandang beberapa hari lalu merusak jaringan utama pipa PDAM hingga mati total. Sebagai bentuk kepedulian sosial, PO Sinar Jaya Bumiayu kembali melakukan aksi kemanusiaan dengan mendistribusikan air bersih langsung dari sumber pegunungan menggunakan dua truk tangki berkapasitas masing-masing 7.000 liter.
Aksi yang digelar pada Selasa (18/11/2025) ini merupakan hari kedua rangkaian kegiatan Sinar Jaya Peduli dalam membantu warga yang terdampak gangguan suplai air PDAM. Distribusi dimulai pukul 09.30 WIB di Dusun Blere, Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu. Di wilayah tersebut, bantuan diberikan di tiga titik yaitu RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 02.
Setelah penyaluran di Dusun Blere selesai, armada tangki bergerak pada siang hari untuk melanjutkan distribusi ke dua desa lain, yakni Desa Bumiayu dan Desa Jatisawit, yang juga mengalami kekurangan pasokan air bersih.
Warga di setiap titik terlihat antusias menyambut kedatangan truk tangki. Mereka datang membawa berbagai wadah seperti galon, jeriken, ember, hingga bak penampung air rumah tangga. Meskipun antrean cukup panjang, warga tetap tertib mengikuti alur distribusi yang diatur oleh relawan dan perangkat desa setempat.
Situasi ini menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih menjadi persoalan mendesak. Sejak banjir bandang menghanyutkan instalasi pipa utama PDAM, warga terpaksa mencari alternatif air dengan kualitas seadanya, bahkan sebagian harus membeli air kemasan untuk keperluan memasak.
Aksi Kemanusiaan di Tengah Krisis
Pengurus PO Sinar Jaya Bumiayu, H. Witno, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian murni perusahaan terhadap masyarakat. Ia menuturkan bahwa kondisi darurat seperti ini membutuhkan respons cepat agar warga tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar.
“Sejak PDAM mati total akibat banjir bandang, warga kesulitan mendapatkan air bersih. Karena itu, Sinar Jaya Peduli turun langsung menyalurkan air menggunakan dua truk tangki yang berkapasitas masing-masing 7.000 liter yang membawa air dari sumber pegunungan,” ujar Witno.
Ia menambahkan bahwa perusahaan akan terus melakukan pemetaan kebutuhan dan bekerja sama dengan perangkat desa untuk menjangkau titik-titik lain yang terdampak.
Apresiasi dari Warga dan Perangkat Lingkungan
Ketua RT 01 Dusun Blere, Jamaludin, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang sangat dibutuhkan warga. Menurutnya, suplai air bersih menjadi kebutuhan prioritas yang tidak bisa ditunda.
“Kami mengapresiasi langkah PO Sinar Jaya Bumiayu. Bantuan ini sangat bermanfaat di tengah kondisi sulit seperti sekarang. Warga sudah beberapa hari mengalami kesulitan air bersih,” ujar Jamaludin.
Ia berharap gerakan sosial semacam ini dapat terus berlanjut hingga perbaikan jaringan PDAM selesai dan distribusi air kembali normal.
Distribusi Berlanjut ke Lokasi Lain

Aris, koordinator lapangan kegiatan Sinar Jaya Peduli, menyampaikan bahwa distribusi air bersih akan terus dilakukan secara bertahap ke wilayah lain di Kecamatan Bumiayu. Pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan laporan warga dan perangkat desa mengenai tingkat kedaruratan kebutuhan air.
“Kami menggunakan truk tangki kapasitas 7.000 liter yang dioperasikan penuh untuk memenuhi permintaan bantuan air. Masih ada beberapa titik lain yang juga harus dijangkau, dan kami akan melanjutkannya sesuai kemampuan armada,” jelas Aris.
Ia juga mengimbau warga untuk memprioritaskan penggunaan air untuk kebutuhan pokok seperti memasak dan minum, mengingat proses perbaikan PDAM kemungkinan membutuhkan waktu lebih lama.
Menanti Pulihnya Layanan PDAM
Sampai saat ini, petugas PDAM Bumiayu masih berupaya memperbaiki jaringan pipa yang rusak parah akibat hantaman banjir. Sejumlah titik pipa bahkan hilang terbawa arus, sehingga harus diganti dan dipasang ulang.
Selama proses pemulihan berlangsung, aksi sosial dari pihak swasta dan komunitas seperti yang dilakukan PO Sinar Jaya Bumiayu menjadi penopang utama pemenuhan kebutuhan air bersih warga.***

