TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Polisi Selamatkan Remaja dari Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Kereta Api Brebes

×

Polisi Selamatkan Remaja dari Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Kereta Api Brebes

Sebarkan artikel ini
Personel Polsek Bumiayu Polres Brebes amankan remaja yang diduga hendak bunuh diri. Foto: Istimewa.
Personel Polsek Bumiayu Polres Brebes amankan remaja yang diduga hendak bunuh diri. Foto: Istimewa.
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, –  Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri seorang remaja di Jembatan Kereta Api Sakalibel, Desa Dukuhturi, Kecamatan , Kabupaten , Jumat (21/11/2025) pukul 10.00 WIB.

Remaja berinisial ZAS, warga Kecamatan , ditemukan berada di area rawan jembatan dalam kondisi emosional tidak stabil. Diduga mengalami depresi, korban bermaksud mengakhiri hidupnya sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.

Kronologi Penyelamatan

Petugas Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) I Polsek , Aipda Didi Ardiansyah dan Brigadir Fuad Ridho, menerima laporan dari warga tentang keberadaan remaja yang berada di posisi berbahaya di jembatan kereta api.

iklan

Kedua anggota polisi langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Sesampainya di lokasi, petugas melakukan pendekatan persuasif kepada korban. Komunikasi yang menenangkan dilakukan untuk menstabilkan kondisi mental remaja tersebut.

Setelah melalui upaya komunikasi intensif, petugas berhasil mengevakuasi ZAS ke tempat aman tanpa kejadian yang membahayakan. Korban kemudian diserahkan kepada orang tuanya untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.

Respons Cepat Polri

Kapolsek , AKP Edi Mardiyanto, S.E., mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menegaskan tindakan cepat anggotanya merupakan wujud kesigapan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam merespons laporan darurat dari masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan warga, terutama yang menyangkut keselamatan jiwa. Alhamdulillah, penanganan berjalan aman dan lancar,” kata Edi Mardiyanto.

Kapolsek menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan situasi darurat. Kecepatan informasi dari warga memungkinkan petugas mengambil tindakan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Koordinasi dengan Keluarga

Usai evakuasi, petugas Polsek berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Koordinasi dilakukan untuk memastikan ZAS mendapatkan penanganan lanjutan dan pendampingan psikologis yang memadai.

Pihak kepolisian menyarankan keluarga untuk memberikan perhatian khusus dan membawa korban berkonsultasi dengan tenaga profesional di bidang kesehatan mental.

Fenomena Bunuh Diri di Indonesia

Kasus percobaan bunuh diri yang terjadi di ini menambah data tentang fenomena kesehatan mental di Indonesia. Menurut World Health Organization (WHO), Indonesia masuk dalam daftar negara dengan tingkat bunuh diri yang perlu mendapat perhatian serius.

Faktor depresi, tekanan sosial, masalah keluarga, dan kondisi ekonomi kerap menjadi pemicu seseorang memiliki keinginan mengakhiri hidup. Penanganan masalah kesehatan mental memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Pentingnya Kesadaran Kesehatan Mental

Kejadian di menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan kesehatan mental, terutama di kalangan remaja. Depresi dan gangguan mental lainnya dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia.

Keluarga dan lingkungan terdekat perlu peka terhadap perubahan perilaku yang tidak biasa. Tanda-tanda seperti penarikan diri dari lingkungan sosial, perubahan mood ekstrem, atau ucapan yang mengindikasikan keinginan menyakiti diri sendiri harus segera ditanggapi.

Bagi individu yang mengalami tekanan mental, tersedia berbagai layanan bantuan seperti konseling psikologi, hotline kesehatan mental, dan layanan darurat kepolisian yang dapat dihubungi 24 jam.

Layanan Bantuan

Masyarakat yang membutuhkan bantuan terkait kesehatan mental dapat menghubungi Sejiwa (119 ext. 8), atau layanan darurat Polri di nomor 110. Beberapa rumah sakit juga menyediakan layanan konsultasi psikiatri dan psikologi.

Penanganan cepat dan tepat dapat menyelamatkan nyawa seseorang yang sedang berada dalam kondisi kritis secara mental.***

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P