BREBES – Balai Benih Ikan (BBI) Malahayu di Kecamatan Banjarharjo mencatat peningkatan produktivitas signifikan sepanjang 2025. Produksi benih ikan melonjak 130 persen dibanding tahun sebelumnya.
Data Dinas Perikanan Brebes menunjukkan produksi 2024 hanya 244.887 ekor. Hingga November 2025, angkanya mencapai 561.945 ekor. Capaian ini menjadi modal kuat untuk mendukung ketahanan pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati Apresiasi Kinerja BBI
Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma menyampaikan apresiasi saat panen benih nila di BBI Malahayu, Senin (29/12/2025). Ia menegaskan optimalisasi balai ini sebagai komitmen serius pemkab.
“Optimalisasi BBI bagian dari komitmen memperkuat sektor perikanan sebagai pilar ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan,” kata Paramitha.
Peningkatan produksi juga berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Target PAD 2024 sebesar Rp30 juta berhasil terlampaui. Tahun 2025, target naik menjadi Rp75 juta dengan realisasi November mencapai Rp49,83 juta.
Paramitha menjanjikan PAD tersebut dikembalikan untuk pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Tujuannya mewujudkan Brebes yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Langkah Strategis ke Depan
Meski produksi naik, kebutuhan benih ikan Brebes masih besar. Pemkab merencanakan beberapa langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Langkah tersebut meliputi rehabilitasi kolam produksi, perbaikan sarana prasarana pendukung, dan peningkatan kapasitas berkelanjutan.
“Hari ini kita panen benih nila hitam nirwana ukuran 1-2 cm. Saya ajak semua pihak bersinergi membangun ekonomi masyarakat melalui pengembangan perikanan berkelanjutan,” ujar Paramitha.
Kurangi Ketergantungan Benih dari Luar
Kepala Dinas Perikanan Brebes Drs Eko Supriyanto MSi menyebut BBI Malahayu sebagai aset strategis yang harus dioptimalkan. Tujuannya agar petani budidaya ikan lokal tak bergantung pasokan dari luar daerah.

