Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0713/Brebes terus menunjukkan progres nyata di lapangan. Salah satu sasaran fisik berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Caski di Desa Cikuya kini memasuki tahap pemasangan genteng, Kamis (19/02/2026).
Tahap pemasangan atap menjadi penanda penting dalam proses pembangunan. Setelah pengerjaan struktur dasar seperti penguatan dinding dan pemasangan rangka atap rampung, kini fokus beralih pada penutup bagian atas rumah untuk memastikan bangunan terlindungi dari hujan dan panas.
Sejumlah personel Satgas TMMD bersama warga setempat tampak bekerja secara gotong royong memasang genteng satu per satu. Kerja kolaboratif ini mempercepat progres pembangunan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Komandan Satgas TMMD sebelumnya menegaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan harus memenuhi standar kualitas. Material yang digunakan, termasuk genteng, dipastikan dalam kondisi baik dan layak pakai guna menjamin keamanan serta kenyamanan penghuni rumah.
Salah satu anggota Satgas di lokasi menyampaikan bahwa pemasangan atap menjadi titik krusial sebelum masuk ke tahap penyelesaian interior. “Dengan atap yang sudah terpasang, pekerjaan bagian dalam rumah dapat dilakukan tanpa khawatir terganggu cuaca. Ini mempercepat penyelesaian keseluruhan,” ujarnya.
Program rehabilitasi RTLH ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu. Rumah Ibu Caski sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan, terutama pada bagian atap yang kerap bocor saat hujan turun. Kondisi tersebut berdampak pada kenyamanan dan keamanan keluarga dalam beraktivitas sehari-hari.
Kini, dengan rangka atap yang kokoh dan pemasangan genteng yang hampir selesai, rumah tersebut mulai menunjukkan perubahan signifikan. Struktur bangunan tampak lebih kuat dan terlindungi dari risiko kebocoran air hujan.
Ibu Caski tak mampu menyembunyikan rasa harunya melihat perkembangan rumahnya. Ia mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. “Dulu kalau hujan, air masuk dari atas. Sekarang sudah mulai tertutup rapat. Saya sangat berterima kasih,” tuturnya.
Selain aspek fisik, kehadiran Satgas TMMD juga membawa dampak sosial di tengah masyarakat Desa Cikuya. Warga turut berpartisipasi membantu proses pembangunan, mencerminkan nilai kebersamaan dan solidaritas yang menjadi ciri khas program TMMD.
Program TMMD Reguler ke-127 tidak hanya menargetkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui kegiatan seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara bertahap.
Dengan progres pemasangan genteng yang berjalan sesuai jadwal, rumah Ibu Caski diperkirakan segera memasuki tahap finishing, seperti pemasangan plafon, pengecatan, dan penyempurnaan bagian interior lainnya. Satgas TMMD optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu.
Upaya percepatan pembangunan ini menjadi bukti komitmen TMMD dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Perubahan yang kini dirasakan Ibu Caski menjadi salah satu contoh konkret bagaimana program lintas sektoral tersebut menghadirkan dampak langsung di tingkat desa.***

