Portal Pantura, Dampak banjir bandang Sungai Gung Guci meluluhlantakkan objek wisata Pancuran 13 Guci Tegal mengundang aksi cepat dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Tegal.
Puluhan kader PSI turun langsung ke lokasi untuk membersihkan sisa material banjir, Rabu (24/12/2025).
Banjir besar pada Sabtu (20/12/2025) itu meninggalkan kerusakan serius. Kolam utama Pancuran 13 tertimbun pasir dan bebatuan, sementara sejumlah pipa air panas yang menjadi urat nadi kawasan wisata Guci rusak dan hanyut terbawa derasnya arus sungai.
Tanpa ragu, kader PSI Kabupaten Tegal bergotong royong mengeruk material banjir menggunakan cangkul dan linggis.
Tak hanya kader laki-laki, kader perempuan pun terlihat ikut berjibaku membersihkan pasir dan batu yang menutup area kolam pemandian air panas tersebut.
Ketua DPD PSI Kabupaten Tegal, Sukirno, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata PSI terhadap sektor pariwisata dan masyarakat setempat yang terdampak bencana.
“Kami ingin hadir langsung membantu. Pancuran 13 adalah ikon wisata Guci yang harus segera dipulihkan. Ini bentuk solidaritas dan kepedulian sosial kader PSI,” tegas Sukirno.
Selain membersihkan lokasi, DPD PSI Kabupaten Tegal juga membagikan makanan dan snack kepada para pekerja dan relawan yang terlibat dalam proses pemulihan pascabanjir.
Pengelola Pancuran 13, Heri Siswanto, mengaku terbantu dengan kehadiran para kader PSI yang turun langsung ke lapangan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kehadiran PSI mempercepat proses pembersihan dan menambah semangat kebersamaan,” ujar Heri.
Aksi gotong royong tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan Pancuran 13 agar kembali beroperasi menggerakkan kembali roda pariwisata Guci terdampak banjir bandang.***

