TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Satgas TMMD ke-127 Brebes Percepat Pembangunan Jalan Desa Cikuya, Prajurit TNI dan Warga Perkuat Gotong Royong

×

Satgas TMMD ke-127 Brebes Percepat Pembangunan Jalan Desa Cikuya, Prajurit TNI dan Warga Perkuat Gotong Royong

Sebarkan artikel ini
Koptu Eko Purwanto, anggota Satgas TMMD dari Yonif 406/Candra Kusuma. **Caption Foto:** Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0713/Brebes bersama warga melakukan pengecoran jalan desa di Cikuya, Banjarharjo, guna memperlancar akses ekonomi masyarakat.
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes terus menunjukkan progres positif. Di Desa Cikuya, Kecamatan , kegiatan pengecoran jalan desa menjadi fokus utama pembangunan fisik yang tengah dikerjakan bersama oleh prajurit TNI dan masyarakat setempat.

Sejak pagi hari, suasana lokasi pembangunan dipenuhi aktivitas. Deru mesin molen pengaduk semen berpadu dengan suara cangkul yang menghantam batu dan tanah. Di bawah terik matahari, personel Satgas bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pengecoran jalan yang selama ini menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat desa.

Salah satu prajurit yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut adalah Koptu Eko Purwanto, anggota Satgas dari Yonif 406/Candra Kusuma. Ia mengaku penugasan di Desa Cikuya memberikan pengalaman baru yang tidak ia temui dalam rutinitas kedinasan di markas.

iklan

Menurutnya, keterlibatan dalam tidak hanya sebatas menjalankan tugas pembangunan fisik, tetapi juga membuka ruang interaksi yang lebih luas dengan masyarakat. Ia merasakan secara langsung bagaimana semangat kebersamaan dan gotong royong tumbuh di tengah kegiatan pembangunan desa.

“Di sini saya belajar banyak hal, terutama bagaimana berkomunikasi dan berbaur dengan masyarakat. Selain itu juga belajar tentang teknik pembangunan seperti pengecoran dan penataan material bangunan,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan pengecoran jalan, Rabu (4/3/2026).

Lebih jauh, pengalaman tersebut juga menjadi bekal penting bagi dirinya yang memiliki cita-cita untuk bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa). Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjalankan peran teritorial di wilayah pedesaan.

Ia menilai program memberikan kesempatan bagi prajurit untuk memahami kehidupan masyarakat secara langsung. Dengan terjun di lapangan, prajurit dapat melihat kebutuhan warga sekaligus membantu memberikan solusi melalui pembangunan infrastruktur desa.

Sementara itu, manfaat pembangunan jalan tersebut mulai dirasakan masyarakat setempat. Salah satunya oleh Dalia (42), seorang petani sekaligus peternak kambing yang setiap hari melintasi jalan tersebut untuk mencari pakan ternak.

Ia mengaku kondisi jalan yang sebelumnya licin dan sulit dilalui saat musim hujan kini mulai berubah setelah dilakukan pengecoran melalui program .

“Sekarang jalannya sudah jauh lebih bagus. Kalau hujan tidak terlalu licin lagi, jadi lebih aman saat membawa rumput untuk pakan ternak,” katanya.

Menurut Dalia, sebelum dilakukan perbaikan, akses jalan tersebut sering menjadi kendala bagi warga. Ketika hujan turun, permukaan jalan berubah menjadi lumpur sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama petani yang harus mengangkut hasil kebun maupun pakan ternak.

Kehadiran program dinilai sangat membantu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas sehari-hari. Selain memperlancar akses transportasi, pembangunan jalan juga diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian warga menuju pasar.

Komandan Satgas ke-127 Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa program tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan prajurit bersama warga dalam kegiatan pembangunan merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TMMD menjadi sarana mempererat kebersamaan. Prajurit hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk membangun fasilitas desa, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan dengan warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, progres pembangunan jalan di Desa Cikuya diharapkan dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Dengan infrastruktur yang lebih baik, aktivitas ekonomi masyarakat diyakini akan semakin berkembang.

Melalui program TMMD ini, pembangunan desa tidak hanya menghadirkan perubahan fisik berupa jalan yang lebih layak, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong kemajuan desa.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki