TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Sentuhan Humanis TMMD Brebes: Kebersamaan Satgas dan Warga Warnai Pembangunan RTLH

×

Sentuhan Humanis TMMD Brebes: Kebersamaan Satgas dan Warga Warnai Pembangunan RTLH

Sebarkan artikel ini
Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes makan siang bersama Sarnewi di sela pembangunan rumah RTLH di Brebes, Rabu (18/2/2026).
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Suasana hangat penuh kekeluargaan terlihat di lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sarnewi, warga Kabupaten , Rabu (18/2/2026). Di sela kegiatan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/, para personel Satuan Tugas (Satgas) tampak beristirahat sambil menikmati makan siang bersama pemilik rumah.

Kebersamaan tersebut berlangsung sederhana. Para prajurit duduk bersila di area pembangunan yang saat ini telah memasuki tahap pemasangan genteng. Menu seadanya yang disiapkan tuan rumah dinikmati bersama tanpa sekat, menghadirkan suasana akrab yang jauh dari kesan formalitas kegiatan dinas.

Momen istirahat itu tidak sekadar menjadi waktu untuk memulihkan tenaga setelah bekerja sejak pagi. Lebih dari itu, kebersamaan tersebut menjadi ruang membangun kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat. Interaksi yang cair, diselingi canda dan obrolan ringan, menciptakan suasana harmonis di tengah proses pembangunan rumah.

iklan

Program Reguler ke-127 di wilayah sendiri merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan di daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas hunian warga kurang mampu melalui program RTLH. Kegiatan fisik yang dilaksanakan melibatkan prajurit TNI bersama masyarakat setempat dengan semangat gotong royong.

Sarnewi mengaku terharu dengan perhatian yang diberikan para anggota Satgas. Baginya, bantuan yang diterima bukan hanya dalam bentuk pembangunan fisik rumah, tetapi juga dukungan moril yang membuatnya merasa dihargai dan diperhatikan.

“Terima kasih, Pak Tentara. Ayo makan bersama saya,” ucapnya penuh haru saat mempersilakan para prajurit menikmati hidangan sederhana yang ia siapkan.

Menurut salah satu anggota Satgas , kebersamaan seperti ini merupakan bagian dari semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. Ia menegaskan bahwa dalam setiap pelaksanaan , prajurit tidak hanya hadir sebagai pelaksana tugas pembangunan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang hidup berdampingan.

“Kami tidak melihat Ibu Sarnewi sebagai orang lain. Di lokasi ini, beliau sudah seperti orang tua kami sendiri. Makan bersama menjadi cara sederhana untuk menjaga semangat dan mempererat kebersamaan di tengah tugas,” ujarnya.

Kedekatan yang terjalin saat waktu istirahat terbukti berdampak positif terhadap proses pengerjaan. Setelah makan bersama, para personel dan warga kembali melanjutkan pekerjaan dengan semangat yang sama. Gotong royong terlihat semakin solid, mencerminkan kolaborasi yang tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga pada nilai sosial.

Secara umum, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari berdirinya bangunan yang lebih layak huni. Aspek nonfisik seperti terbangunnya kepercayaan, solidaritas, dan rasa saling memiliki antara TNI dan masyarakat menjadi indikator penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki