Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat peran sumber daya manusia di tingkat desa. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengajak generasi muda Desa Cikuya untuk terlibat aktif dalam menjaga dan mengoptimalkan hasil pembangunan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Senin (23/2/2026). Dalam pertemuan itu, anggota Satgas TMMD berinteraksi langsung dengan sekitar 45 pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Abhinaya Dharma.
Hadir mewakili Satgas, Babinsa Desa Cikuya, Serda Djoko Santoso, menyampaikan pentingnya keterlibatan pemuda sebagai motor penggerak pembangunan desa. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang tengah dikerjakan melalui program TMMD harus diimbangi dengan kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam merawat dan memanfaatkannya.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak semata diukur dari selesainya pembangunan jalan, jembatan, atau fasilitas umum lainnya. Lebih dari itu, keberlanjutan hasil pembangunan sangat bergantung pada kepedulian dan tanggung jawab masyarakat setempat.
“Pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Infrastruktur yang dibangun akan memberikan manfaat jangka panjang jika dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara produktif. Di sinilah peran Karang Taruna menjadi penting,” ujar Serda Djoko di hadapan peserta pertemuan.
Ia juga menambahkan, kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui TMMD merupakan wujud sinergi antara aparat dan warga dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan. Pendekatan persuasif kepada generasi muda diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap setiap program yang dijalankan.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Abhinaya Dharma, Ramadhan (29), menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh jajaran Kodim 0713/Brebes kepada pemuda Desa Cikuya. Ia menilai arahan yang diberikan tidak hanya menjadi motivasi, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab sosial generasi muda.
“Kami merasa dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan desa. Ini menjadi penyemangat bagi teman-teman untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan fasilitas yang sedang dibangun,” kata Ramadhan.
Ia memastikan, Karang Taruna siap mendukung seluruh tahapan pelaksanaan TMMD hingga program tersebut selesai. Dukungan itu tidak hanya dalam bentuk partisipasi tenaga saat kegiatan berlangsung, tetapi juga komitmen menjaga hasil pembangunan agar tetap berfungsi optimal.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan terbuka. Selain penyampaian arahan, kegiatan juga diisi dengan diskusi ringan mengenai rencana kerja bakti bersama antara Satgas TMMD dan pemuda desa. Kerja bakti tersebut direncanakan untuk mendukung percepatan penyelesaian sasaran fisik sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Program TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kabupaten Brebes sendiri menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan, khususnya di desa-desa yang membutuhkan peningkatan akses infrastruktur. Melalui kolaborasi lintas elemen, diharapkan dampak pembangunan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan.
Dengan melibatkan pemuda sebagai mitra strategis, TMMD di Desa Cikuya diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus memperkuat fondasi sosial masyarakat. Peran aktif generasi muda dinilai menjadi kunci dalam memastikan desa terus bergerak maju dan mandiri.***

