Menurut Suwandi, bantuan yang disalurkan nantinya akan difokuskan untuk kebutuhan mendesak, terutama makanan pokok serta perlengkapan untuk bayi dan lansia.
Sebagaimana diketahui, tanah bergerak yang terjadi di Desa Mendala beberapa waktu lalu telah menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta memaksa beberapa keluarga mengungsi. Hingga kini, kondisi tanah masih labil dan memerlukan penanganan lanjutan dari pemerintah maupun pihak terkait.
Aksi solidaritas yang ditunjukkan Soda Bresel dan PKBS ini menjadi salah satu contoh bagaimana peran komunitas lokal bisa memberikan dampak positif dalam situasi darurat. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak harus datang dari institusi besar, namun juga bisa tumbuh dari kelompok-kelompok masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, pihak komunitas menyatakan akan terus membuka ruang donasi dan tidak menutup kemungkinan menggelar kegiatan serupa di masa mendatang. Hal ini dilakukan agar bantuan yang diberikan bisa lebih luas dan merata kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Kami ingin terus bergerak dan menjadi bagian dari solusi atas masalah sosial yang ada di sekitar kita. Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai sesama warga Brebes,” tambah Bambang Sunu.
Melalui kegiatan ini, Soda Mas Bresel dan PKBS mengajak masyarakat luas untuk turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan dan membangun semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.***

