Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat aspek kesehatan masyarakat. Salah satu kegiatan non-fisik yang dilaksanakan adalah inspeksi kesehatan lingkungan di SD Negeri Cikuya 02, Rabu (25/02/2026).
Kegiatan ini melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui tenaga kesehatan lingkungan dari Puskesmas Banjarharjo, Elsa Maharthika Dewi, S.Tr.KL. Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan didampingi Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Koptu Hendra, guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan optimal.
Inspeksi dilakukan menyeluruh dengan mengacu pada standar kesehatan lingkungan sekolah. Pemeriksaan meliputi tingkat kebisingan, kualitas udara ruang kelas, kelayakan fasilitas sanitasi, serta kebersihan lingkungan sekolah secara umum.
Elsa menjelaskan, pengukuran kebisingan bertujuan memastikan tingkat suara di lingkungan sekolah tidak melebihi ambang batas yang dapat mengganggu konsentrasi siswa saat proses belajar mengajar. Selain itu, kualitas udara di dalam kelas juga diperiksa untuk mengetahui sirkulasi oksigen dan memastikan ruang belajar memiliki ventilasi yang memadai.
“Lingkungan sekolah yang sehat menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Kami memeriksa secara detail, mulai dari kebisingan, kualitas udara, hingga kondisi air bersih dan sanitasi,” ujarnya di sela pemeriksaan.
Tak hanya itu, tim juga mengevaluasi fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) guna memastikan ketersediaan air bersih dan kebersihan sarana sanitasi. Pemeriksaan turut mencakup pengelolaan sampah serta potensi adanya jentik nyamuk yang dapat memicu penyakit berbasis lingkungan.
Langkah ini dinilai penting sebagai upaya pencegahan dini terhadap risiko gangguan kesehatan di lingkungan pendidikan. Data hasil inspeksi nantinya akan menjadi bahan rekomendasi bagi pihak sekolah dan pemerintah desa untuk melakukan perbaikan jika ditemukan kekurangan.
Koptu Hendra menyatakan, keterlibatan TNI dalam pendampingan kegiatan kesehatan lingkungan merupakan bagian dari komitmen mendukung program TMMD Reguler ke-127. Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya dengan infrastruktur fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Hasil inspeksi akan menjadi dasar bagi sekolah dan desa untuk mengambil langkah preventif demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Program TMMD selama ini dikenal sebagai kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain membuka akses jalan dan memperbaiki fasilitas umum, TMMD juga menghadirkan program edukasi dan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

