TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Viral Remaja Bekasi Kabur Tolak Disunat, Damkar Turun Tangan Evakuasi

×

Viral Remaja Bekasi Kabur Tolak Disunat, Damkar Turun Tangan Evakuasi

Sebarkan artikel ini
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi saat melakukan evakuasi remaja 15 tahun yang menolak disunat di Kampung Pekopen, Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Senin (5/1/2025). Keluarga meminta bantuan damkar setelah berbagai cara persuasif tidak membuahkan hasil. (Foto: Istimewa)
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi saat melakukan evakuasi remaja 15 tahun yang menolak disunat di Kampung Pekopen, Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Senin (5/1/2025). Keluarga meminta bantuan damkar setelah berbagai cara persuasif tidak membuahkan hasil. (Foto: Istimewa)
IKLAN
⚡ RINGKASAN
Remaja 15 tahun di Bekasi nekat kabur dan mengunci diri tolak disunat. Keluarga minta bantuan damkar hingga pintu didobrak. Begini kronologinya.
Ukuran teks

Beberapa personel damkar terlihat berkejar-kejaran dengan Farid. Remaja itu terus menghindar dan menangis histeris.

Proses pendekatan berlangsung cukup lama dan penuh drama. Farid bahkan mengunci diri di dalam rumah neneknya.

Keluarga akhirnya mengizinkan petugas mendobrak pintu. Tujuannya agar remaja tersebut bisa diajak bicara.

iklan

“Kemarin si bocah ngumpet di rumah neneknya. Kata keluarganya bilang ‘dobrak aja’, ya akhirnya kita dobrak. Prosesnya dramatis karena si anak juga ngamuk menolak disunat,” cerita Hoiru.

Dipaksa Masuk Mobil Damkar

Setelah hampir satu jam didampingi keluarga dan petugas, Farid sempat dipaksa masuk ke mobil damkar.

Perlahan, suasana mulai terkendali. Remaja tersebut akhirnya bersedia dibawa menggunakan armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Disdamkarmat) menuju lokasi sunat.

“Sesudah dipaksa masuk mobil, keluarganya bilang sekalian dibawa ke mantri sunat aja. Orangtuanya sempat minta pamannya yang TNI dan polisi dulu, si anak nggak mau,” lanjut Hoiru.

Keluarga sempat memanggil anggota keluarga lain yang berprofesi sebagai TNI dan polisi. Namun, Farid tetap menolak.

Akhirnya Disunat di Sukawangi

Farid kemudian dibawa ke mantri sunat di Kecamatan Sukawangi, Kabupaten .

Setelah proses sunat selesai pada sore hari, petugas damkar mengantarkan Farid kembali ke rumah.

Setyo

Terbaru dari Setyo