Portal Pantura – Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Pernyataan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Fasilitasi Intervensi Sumber Daya Pembangunan Desa di gelar oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tegal, Rabu (22/10/2025), di Dapoer Tempo Doeloe, Tegal Timur.
Menurutnya, penanganan masalah narkoba tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja tapi membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen, mulai pemerintah, masyarakat, hingga lembaga pendidikan.
“Perlu dilakukan pemetaan, penekanan terhadap pergerakan pengedaran narkoba di masyarakat, menyelamatkan generasi muda,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, Kota Tegal masih menghadapi tantangan serius, di antaranya meningkatnya jumlah kasus dan semakin beragamnya.
Modus operandi pelaku mengedarkan narkoba termasuk menyembunyikannya dalam kemasan makanan dan juga mengirimkan lintas daerah.
Selain itu, kelompok remaja, keluarga disebut sebagai pihak paling rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.
Untuk itu, Tazkiyyatul mendorong penguatan edukasi serta pengawasan di lingkungan sekolah dan rumah.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya memperkuat upaya pencegahan, penegakan hukum, dan rehabilitasi agar Kota Tegal dapat mencapai status “Bersinar” (Bersih dari Narkoba).
Tazkiyyatul juga menyebutkan bahwa Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) memiliki peran strategis dalam program P4GN.
Pemerintah Kota Tegal, mendorong pemberdayaan LKK melalui program Kelurahan Bersinar, agar kelurahan mampu menjadi wilayah yang aman dan tangguh terhadap ancaman narkoba.
Sementara itu, Kepala BNNK Tegal, Nasrudin, melalui program Kelurahan Bersinar, upaya P4GN di kelurahan diharapkan lebih optimal.
Ia yakin, dengan kerja sama yang solid, status kewaspadaan terhadap narkoba dapat ditekan menjadi status siaga atau bahkan aman.***
Tim Redaksi
