IKLAN
News

Wamenkop Beberkan Peran 83.000 Koperasi Desa sebagai Fondasi Tatanan Ekonomi Baru Indonesia

Avatar photo
×

Wamenkop Beberkan Peran 83.000 Koperasi Desa sebagai Fondasi Tatanan Ekonomi Baru Indonesia

Sebarkan artikel ini

“Koperasi desa juga membuka peluang investasi lokal di bidang energi, perumahan, peternakan, dan ekonomi digital. Kita ingin koperasi menjadi pemain utama, bukan pelengkap,” kata Farida.

Untuk memastikan tata kelola yang baik, pemerintah meluncurkan platform digital SIMKOPDES. Sistem ini dirancang untuk memantau kinerja dan aktivitas koperasi secara real-time, sehingga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Dukungan Penuh BUMN dan Swasta

IKLAN

Gerakan ini tidak berjalan sendiri. Farida menekankan pentingnya kemitraan antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta. Sejumlah perusahaan pelat merah raksasa telah digandeng untuk membangun ekosistem KDKMP.

Beberapa di antaranya adalah Pupuk Indonesia, ID Food, Bulog, Telkom Indonesia, PLN, Pertamina, Biofarma, hingga bank-bank milik negara (HIMBARA). Kolaborasi ini berfokus pada penyediaan akses pembiayaan, distribusi produk, hingga adopsi teknologi.

Dukungan ini disambut baik oleh para mitra. Yehezkiel Adiperwira, yang mewakili Pupuk Indonesia, menyatakan komitmennya untuk menyalurkan pupuk bersubsidi langsung melalui KDKMP.

“Rantai distribusi pupuk subsidi kini dipangkas. Pupuk langsung dari produsen melalui distributor ke penerima pada titik serah, salah satunya KDKMP,” jelas Yehezkiel.

Dukungan serupa datang dari kalangan pengusaha muda. Angga Wira dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) melihat KDKMP sebagai mitra strategis, bukan pesaing.

“Dunia usaha justru bisa menjadi bagian dari ekosistem koperasi dan bersinergi. Kami mendukung program ini karena fokusnya jelas ke akar rumput,” ujar Angga.

Farida menutup paparannya dengan optimisme. Ia meyakini keberhasilan KDKMP akan menjadi tolok ukur utama transformasi ekonomi nasional.

“Kita sedang membangun fondasi ekonomi baru yang tidak bergantung pada impor, tetapi tumbuh dari gotong royong dan produktivitas rakyat sendiri,” pungkasnya.***

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P