TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Warga Cikuya Tetap Gotong Royong di Tengah Puasa, Dukung TMMD Kodim Brebes Bangun Jalan Desa

×

Warga Cikuya Tetap Gotong Royong di Tengah Puasa, Dukung TMMD Kodim Brebes Bangun Jalan Desa

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Cikuya bersama personel TMMD Kodim 0713/Brebes melangsir batu split untuk pengecoran jalan desa di Banjarharjo, Brebes, Kamis (26/2/2026).
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Ibadah puasa Ramadan tidak mengurangi semangat warga Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten , dalam mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/. Di tengah terik matahari dan kondisi berpuasa, masyarakat tetap terlibat aktif dalam percepatan pembangunan infrastruktur desa, Kamis (26/2/2026).

Salah satu sasaran fisik utama dalam program kali ini adalah pengecoran jalan desa yang selama ini menjadi akses vital warga. Jalan tersebut berfungsi sebagai penghubung antarpermukiman sekaligus jalur distribusi hasil pertanian. Perbaikan infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas warga yang bahu-membahu bersama personel TNI. Yudi (51) dan Deni (27), dua warga Desa Cikuya, tampak sigap melangsir material batu split menggunakan mobil bak terbuka. Batu split tersebut menjadi bahan utama dalam proses pengecoran jalan.

iklan

Meski harus menahan haus dan lapar, keduanya tetap bekerja dengan penuh semangat. Bagi mereka, keterlibatan dalam pembangunan desa merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Kalau jalan ini selesai dan bagus, manfaatnya bukan hanya sekarang, tapi juga untuk anak cucu nanti. Kami ikhlas membantu,” ujar Yudi saat ditemui di sela kegiatan.

Hal senada disampaikan Deni. Ia menilai, kehadiran program bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membangkitkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa.

“Puasa tidak menghalangi kami untuk tetap produktif. Justru ini jadi semangat tambahan. Kami ingin Desa Cikuya lebih maju dan akses jalannya semakin baik,” kata Deni.

Program sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selain menyasar infrastruktur jalan, juga biasanya mencakup kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.

Pihak Kodim 0713/ mengapresiasi partisipasi aktif warga dalam setiap tahapan pengerjaan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kesiapan personel, tetapi juga dukungan penuh dari masyarakat.

Kemanunggalan TNI dan rakyat terlihat nyata dalam kegiatan ini. Warga tidak sekadar menjadi penerima manfaat, melainkan terlibat langsung dalam proses pembangunan. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting agar target pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar kualitas.

Perbaikan jalan di Desa Cikuya dinilai strategis karena menjadi akses utama bagi aktivitas ekonomi warga. Sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, distribusi hasil panen diharapkan lebih lancar dan efisien, sehingga berdampak positif terhadap pendapatan petani.

Selain itu, akses pendidikan dan layanan kesehatan juga diprediksi akan semakin mudah dijangkau. Infrastruktur jalan yang memadai menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Kegiatan gotong royong yang berlangsung selama Ramadan ini sekaligus menjadi potret kuatnya solidaritas sosial warga Desa Cikuya. Di tengah keterbatasan fisik karena berpuasa, mereka tetap menunjukkan komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan.

Program TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kabupaten ini diharapkan menjadi titik awal percepatan pembangunan infrastruktur desa secara berkelanjutan. Dengan dukungan semua pihak, perubahan nyata di tingkat desa bukan lagi sekadar harapan, melainkan proses yang sedang berlangsung.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki