Portal Pantura, Brebes – Langkah tuan rumah Brawijaya FC di turnamen sepak bola Wurja Cup 2026 resmi terhenti. Mereka harus mengakui keunggulan PGRI Paguyangan FC melalui drama adu penalti di babak 8 besar.
Pertandingan tersebut berlangsung sengit di Lapangan Pejaten, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, pada Minggu (19/7/2026).
Pertandingan Sengit di Lapangan Pejaten
Brawijaya FC tampil di bawah tekanan hebat sebagai tuan rumah. Sejak awal laga, kedua tim bermain sengit untuk mengamankan tiket ke babak 4 besar.
Pada babak pertama, Brawijaya FC sempat mendominasi jalannya pertandingan. Mereka unggul lebih dulu dengan torehan dua gol ke gawang PGRI Paguyangan FC.
Namun, PGRI Paguyangan FC tidak menyerah. Sebelum turun minum, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. PGRI Paguyangan FC tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Skor imbang tersebut bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua dibunyikan.
PGRI Paguyangan FC Melaju ke Semifinal
Untuk menentukan pemenang, wasit melanjutkan pertandingan ke babak adu penalti.
PGRI Paguyangan FC tampil lebih tenang dalam eksekusi penalti. Mereka akhirnya memastikan diri lolos ke babak semifinal Wurja Cup 2026.
Kemenangan ini membuat Brawijaya FC harus angkat koper lebih awal dari turnamen.

