Portal Pantura, Brebes – Ribuan pasang mata memadati Lapangan Asri, Bumiayu, Sabtu 2 Juli 025, untuk menyaksikan laga final Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Cup 3 yang mempertemukan Linggapura United melawan Dukuhturi FC. Partai puncak ini menjadi penutup rangkaian kompetisi sepak bola antar-desa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80.
Meski intensitas pertandingan tinggi, laga final berjalan dengan lancar dan tertib. Kedua tim bermain tanpa mencetak gol sepanjang waktu normal, dan pertandingan akhirnya ditentukan lewat drama adu penalti yang dimenangkan Linggapura United dengan skor 5-3.
Kemenangan Linggapura United disambut sederhana. Para pemain merayakannya tanpa euforia berlebihan, hanya berfoto bersama sebagai bentuk syukur dan penghormatan kepada lawan.
Ketua panitia pelaksana turnamen, Agung Widodo, menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh rangkaian pertandingan sejak awal hingga final. “Kami bersyukur, selama turnamen Karang Taruna Cup 3 ini berlangsung cukup kondusif. Jika pun ada gesekan antarsuporter, itu masih dalam batas wajar dan dapat langsung diredam,” ujar Agung.
Namun, ia juga menyinggung soal adanya pemberitaan di salah satu media yang menyebut terjadi kerusuhan saat laga antara Dukuhturi FC dan Porwa FC Winduaji beberapa waktu lalu. Menurut Agung, informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
“Perlu kami luruskan, insiden kecil itu terjadi di luar jam pertandingan dan di luar area stadion. Tidak ada kerusuhan di dalam arena seperti yang diberitakan. Sangat disayangkan karena media yang memuat kabar itu tidak melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada panitia,” tegasnya.
Agung menambahkan bahwa penyebaran informasi keliru seperti itu dapat merusak citra kegiatan positif yang bertujuan mempersatukan masyarakat, khususnya pemuda dari berbagai desa di wilayah Brebes Selatan. Ia meminta agar media lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi, terutama terkait kegiatan olahraga yang rawan disalahartikan.
Kehadiran aparat keamanan dari Koramil dan Polsek Bumiayu pun menjadi salah satu faktor penting yang menjaga situasi tetap aman selama turnamen berlangsung. Wakil dari Polsek Bumiayu, Budi Asih, juga menyampaikan terima kasih kepada para suporter atas dukungan yang tertib.
“Kami mengapresiasi sportivitas para penonton. Kami juga tegaskan bahwa siapa pun yang membuat keributan akan kami tindak sesuai aturan. Alhamdulillah sejauh ini semua bisa dikendalikan,” ucapnya.
Laga final ini turut disaksikan oleh Camat Tonjong, Lukman Hakim, yang mengucapkan selamat kepada tim Linggapura United atas keberhasilannya meraih gelar juara. Ia berharap kemenangan ini menjadi pemicu semangat latihan yang lebih giat.
Tim Redaksi
