UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Pendidikan

Cara Mencegah Bahaya Judi Online dan Pinjol Ilegal pada Generasi Muda

×

Cara Mencegah Bahaya Judi Online dan Pinjol Ilegal pada Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
IKLAN
Ukuran teks
Portal Pantura – Menghadapi maraknya ancaman kejahatan digital dan jeratan finansial di era serba cepat, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 71 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) mengambil langkah proaktif. Melalui program edukasi bernuansa santai dan interaktif bertajuk “Ngobras” (Ngobrol Santai), para mahasiswa mengajak generasi muda di Padukuhan Mlangi, Nogotirto, untuk membentengi diri dari bahaya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol), Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang bertempat di Nuwaira Academy ini disambut hangat oleh puluhan kader muda setempat. Format diskusi dua arah sengaja dipilih agar peserta tidak sekadar menjadi pendengar, tetapi juga bebas mengekspresikan kekhawatiran serta mendiskusikan persoalan nyata yang kerap mereka temui di media sosial.

Menjaga Kesehatan Mental dari Jeratan Finansial Digital

Dalam pemaparannya, dua pemateri dari tim KKN 71 Unisa, Yursel Noor Fadlurrahman dan Derra Tanjung, menyoroti betapa masifnya promosi judi online dan kemudahan akses pinjaman digital saat ini. Menurut mereka, tingginya paparan iklan tersembunyi kerap membuat anak muda tergiur janji keuntungan instan tanpa memikirkan risiko panjangnya.

Dampak Psikologis dan Sikap Bijak Berkeuangan

Selain aspek finansial, materi edukasi menitikberatkan pada dampaknya terhadap kesehatan mental. Ketergantungan pada aktivitas judi digital dan tekanan utang pinjol terbukti memicu stres berat hingga gangguan kecemasan bagi korbannya.
Dua pemateri menegaskan pentingnya membangun kebiasaan mengambil keputusan secara rasional. Generasi muda diimbau untuk selalu mempertimbangkan kebutuhan mendesak sebelum mengakses layanan keuangan digital serta memastikan keabsahan dan keamanan lembaga yang digunakan.

Mengantisipasi Modus Social Engineering Berbasis AI

Tak hanya soal finansial, edukasi diperkaya oleh sesi khusus dari Nuwaira Academy yang dibawakan oleh Mas Greyy. Mengangkat tema “Lindungi Diri & Keluarga dari Bahaya Social Engineering & Judi Online di Era AI”, sesi ini membekali peserta dengan pemahaman keamanan siber terkini.

Meningkatkan Kewaspadaan Siber Keluarga

Mas Greyy menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini sering dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan social engineering—yakni manipulasi psikologis agar korban mau memberikan data pribadi atau mentransfer sejumlah uang.
Peserta diajak untuk senantiasa verifikasi ulang setiap menerima tautan mencurigakan, pesan darurat dari nomor tidak dikenal, maupun tawaran investasi yang tak masuk akal. Literasi digital ini diharapkan tidak hanya berhenti di tingkat individu, tetapi juga ditularkan untuk melindungi anggota keluarga terdekat.

Mendorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Digital

Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi tanya jawab dibuka. Diskusi interaktif mengenai persoalan nyata sehari-hari membuktikan bahwa isu kesehatan mental dan keamanan digital sangat krusial bagi anak muda saat ini.
Melalui inisiatif ini, KKN 71 Mlangi Unisa berharap generasi muda Mlangi dapat tumbuh menjadi pengguna teknologi yang kritis, tangguh, dan bijak. Dengan modal literasi digital yang kuat, para pemuda diharapkan mampu saling menjaga lingkungan sekitar dari berbagai potensi ancaman siber, sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara aman, sehat, dan produktif.***
Tim Portal Pantura

Terbaru dari Tim Portal Pantura