UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Pendidikan

Ratusan Santri Madin di Tonjong Ikuti 17 Perlombaan PORSADIN VIII 2026

×

Ratusan Santri Madin di Tonjong Ikuti 17 Perlombaan PORSADIN VIII 2026

Sebarkan artikel ini
Pengawas RA, MI, dan Diniyah Kecamatan Tonjong bersama Ketua DPC FKDT Kabupaten Brebes, Ketua DPAC FKDT Kecamatan Tonjong, Kepala Desa Kutamendala, Ketua Panitia, dan tamu undangan berfoto bersama usai membuka secara resmi PORSADIN VIII tingkat Kecamatan Tonjong, Minggu (13/9/2026).
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII tingkat Kecamatan tahun 2026 resmi digelar pada Minggu, (13/09/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan ini dipusatkan di Desa Kutamendala, Kecamatan , Kabupaten .

Kemeriahan dan Antusiasme Ratusan Peserta

Pusat kegiatan ditempatkan di Madrasah Diniyah (MADIN) Al Islamiyyah Kutamendala, sementara pembukaan dilaksanakan di Lapangan Majelis Dalaail Al Khoiroot Desa Kutamendala. Kegiatan ini diikuti 39 MADIN se-Kecamatan dengan menghadirkan 823 peserta serta lebih dari 200 pendamping.

iklan

Total kehadiran peserta dan pendamping mencapai sekitar 1.120 orang yang membuat suasana acara berlangsung sangat semarak. Acara ini mengusung tema “Jayakan Negeri Dengan Budi Pekerti dan Diniyah Yang Berprestasi.”

Pengembangan Bakat dan Ajang Silaturahmi Antarsantri

PORSADIN hadir bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan sarana pengembangan bakat serta kreativitas para santri. Ajang ini memberikan kesempatan santri menunjukkan kemampuan di bidang seni, keagamaan, hingga olahraga dengan tetap menjunjung akhlakul karimah.

Melalui kompetisi ini, santri MADIN dapat saling mengukur kemampuan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarlembaga diniyah. Interaksi antarpeserta, pendamping, serta para ustaz dan ustazah tercipta hangat di sepanjang agenda.

Beragam Cabang Perlombaan yang Dipertandingkan

PORSADIN VIII mempertandingkan sebanyak 17 cabang perlombaan yang mencakup bidang seni, keagamaan, dan olahraga. Bidang seni dan keagamaan meliputi Lomba Adzan, Kaligrafi, Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Aqidatul Awam, Paduan Suara Mars MADIN, serta Pidato Bahasa Indonesia, Arab, dan Jawa.

Selain itu, terdapat pula cabang Tahfidz Al-Qur’an, Baca Puisi Islami, Shalawat, Musabaqoh Qiratul Kutub (MQK) Safinatun Najah, Cerdas Cermat Diniyah, dan Murotal wal Imla. Setiap cabang menyedot antusiasme tinggi dari para peserta.

Sementara itu, pada bidang olahraga mempertandingkan cabang Lari, Bulutangkis, dan Tenis Meja. Beragam cabang ini membuat dinamika kompetisi tersebar di beberapa lokasi dengan atmosfer persaingan yang positif.

Pelaksanaan Lomba dan Pesan Para Tokoh

Usai pembukaan, seluruh santri MADIN bergerak ke lokasi lomba untuk berkompetisi, menguji ketangkasan dan pengetahuan para santri MADIN. Lantunan ayat suci Al-Qur’an, gema azan, shalawat, serta pertandingan olahraga menghiasi kemeriahan sepanjang hari.

Ketua Panitia PORSADIN VIII, Ust. Thoyibin, S.Pd., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah menanamkan sportivitas dan percaya diri santri. Ia juga melaporkan kehadiran total 1.120 orang yang terlibat langsung meramaikan acara.

Kepala Desa Kutamendala, H. Fathuri, S.Ag., turut menyampaikan rasa bahagianya karena desanya dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Ia mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta yang hadir.

Sementara Ketua DPC FKDT Kabupaten , H. Ahmad Sururi, M.Pd.I., mengingatkan santri agar berkompetisi dengan gembira tanpa mengesampingkan nilai moral. Ia menekankan agar kemenangan tidak dijadikan sebagai satu-satunya tujuan utama.

Pembukaan Resmi dan Harapan Masa Depan

Rangkaian acara resmi dibuka oleh Pengawas RA, MI, dan Diniyah Kecamatan , Hj. Amanah, M.Pd.I. Prosesi peresmian tersebut didampingi jajaran pengurus FKDT, Kepala Desa Kutamendala, panitia, serta jajaran tamu undangan.

PORSADIN diharapkan menjadi kegiatan berkelanjutan yang efektif dalam membentuk karakter generasi muda Islam yang unggul. Santri diharapkan memperoleh pengalaman berkompetisi sekaligus mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia.


Semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga demi mewujudkan santri yang berprestasi dan berbudi pekerti luhur. Kegiatan pun ditutup dengan kesan mendalam bagi seluruh pengurus dan peserta yang terlibat.***

Muh. Faqih Mawardi

Terbaru dari Muh. Faqih Mawardi