TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Press Release

Transaksi Kripto Indonesia Naik Dua Bulan Beruntun, Apa Pendorongnya?

×

Transaksi Kripto Indonesia Naik Dua Bulan Beruntun, Apa Pendorongnya?

Sebarkan artikel ini
Transaksi Kripto Indonesia Naik Dua Bulan Beruntun, Apa Pendorongnya?
Transaksi Kripto Indonesia Naik Dua Bulan Beruntun, Apa Pendorongnya?
IKLAN
Ukuran teks

” />Jakarta – 6 November 2026 – Nilai transaksi aset kripto di Indonesia meningkat selama dua bulan berturut-turut, mencerminkan kembali menguatnya aktivitas perdagangan di tengah dinamika pasar global. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi kripto nasional mencapai Rp30,56 triliun pada September 2026, naik 31,95% secara bulanan dibandingkan Rp23,16 triliun pada Agustus 2026.

Kenaikan tersebut melanjutkan pertumbuhan transaksi pada Agustus, yang meningkat 12,87% dibandingkan Juli 2026 sebesar Rp20,52 triliun. Dengan demikian, nilai transaksi kripto domestik bertambah Rp10,04 triliun dalam dua bulan, dari Rp20,52 triliun pada Juli menjadi Rp30,56 triliun pada September.

Data tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan kembali meningkat setelah mengalami perlambatan pada Juli. Sejumlah faktor, mulai dari pemulihan harga aset kripto utama hingga pertumbuhan jumlah investor, turut memberikan konteks terhadap perkembangan tersebut.

Pemulihan Harga Bitcoin Dorong Aktivitas Perdagangan

iklan

Salah satu faktor yang berpotensi mendorong peningkatan transaksi adalah penguatan harga aset kripto utama, khususnya Bitcoin.

Sepanjang September 2026, Bitcoin mencatat kenaikan harga sekitar 6,38%, dengan pergerakan pada kisaran US$74.945 hingga US$87.395. Ethereum juga menguat sekitar 8,80% pada periode yang sama.

Pemulihan harga tersebut berlangsung di tengah meningkatnya arus dana ke produk investasi Bitcoin. ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk bersih sebesar US$2,39 miliar selama pekan perdagangan 21–25 September 2026, menjadi salah satu arus masuk mingguan terbesar sejak Oktober 2025.

Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap aset kripto, terutama ketika harga kembali bergerak positif dan sentimen pasar membaik.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai pergerakan harga aset kripto menjadi salah satu faktor yang memengaruhi aktivitas perdagangan di dalam negeri.

“Ketika harga aset kripto utama mulai menguat, perhatian investor biasanya kembali meningkat. Pergerakan harga tersebut dapat mendorong aktivitas perdagangan, baik dari investor yang melakukan akumulasi maupun yang menyesuaikan portofolionya,” kata Yudho.

Menurutnya, peningkatan transaksi perlu dilihat sebagai bagian dari dinamika pasar yang dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global, pergerakan harga aset, dan perilaku investor.

vritimes

Terbaru dari vritimes