- Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) bagi penerima yang memiliki rekening aktif.
- Kantor Pos Indonesia, bagi yang belum memiliki rekening.
Sebelum mencairkan dana, pastikan membawa dokumen berikut:
- KTP asli
- Kartu Keluarga (KK)
- Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) jika ada
Petugas akan melakukan verifikasi data, memastikan nama dan nomor identitas sesuai dengan data penerima yang tercatat di sistem Kemensos.
Tujuan dan Dampak Program PKH
Program Keluarga Harapan merupakan bantuan sosial bersyarat dari pemerintah yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban keluarga miskin dalam hal pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Misalnya, ibu hamil diwajibkan rutin memeriksa kehamilan, sementara anak-anak penerima harus aktif bersekolah.
Kemensos menegaskan bahwa PKH bukan hanya bantuan uang tunai, tetapi juga bagian dari program pemberdayaan sosial berkelanjutan agar keluarga miskin bisa mandiri.
Waspada Penipuan Mengatasnamakan PKH
Kemensos mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada pesan atau panggilan pribadi yang mengatasnamakan petugas bantuan sosial. Semua informasi resmi hanya diumumkan melalui situs dan aplikasi Kemensos, serta pendamping PKH di lapangan.
Jika menemukan oknum yang meminta biaya administrasi atau menawarkan “jalur cepat” pencairan, segera laporkan ke aparat desa atau Kemensos melalui kanal pengaduan resmi.
Dengan pencairan PKH tahap IV tahun 2025 ini, pemerintah berharap kesejahteraan masyarakat bisa terus meningkat, terutama bagi keluarga rentan yang terdampak kondisi ekonomi nasional.
Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dari Kemensos agar tidak ketinggalan jadwal pencairan dan tetap waspada terhadap informasi palsu.***

